Jeep mengumumkan penarikan kembali (recall) lebih dari 1,3 juta unit Wrangler dan Gladiator di seluruh dunia.

Kendaraan model tahun 2021 hingga 2025 ini berisiko terbakar meskipun sedang diparkir dan mesin dimatikan.

>>> Komunitas Brosqi Kampanyekan Keselamatan Berkendara di Tangerang

Masalah berasal dari koneksi kelistrikan pada pompa power steering elektrik hidrolik. Koneksi yang longgar dapat menyebabkan resistansi tinggi dan menghasilkan panas berlebih, yang berpotensi memicu kebakaran.

Di Amerika Serikat, recall mencakup 1.076.999 unit.

Sisanya tersebar di Kanada (106.000 unit), Meksiko (23.000 unit), dan sekitar 125.000 unit di pasar lain.

Sebagian besar adalah Wrangler sebanyak 787.887 unit, dan 289.112 unit Gladiator.

Stellantis, induk perusahaan Jeep, mendesak pemilik untuk memarkir kendaraan di luar ruangan dan jauh dari bangunan hingga perbaikan selesai.

Risiko kebakaran tetap ada meskipun kunci kontak dalam posisi off.

>>> Honda Accord Rayakan 50 Tahun, Isyaratkan Generasi Baru Lebih Sporty

Penyelidikan Dimulai Sejak 2023

Stellantis pertama kali menyelidiki laporan kebakaran terkait koneksi pompa power steering pada 2023. Penyelidikan dilanjutkan pada 2024 setelah menerima laporan insiden tambahan.

Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) juga meluncurkan penyelidikan terpisah terkait kebakaran ruang mesin pada Wrangler dan Gladiator.

Hingga 18 Mei, Stellantis mencatat 72 laporan lapangan, termasuk 35 kasus yang dikonfirmasi berasal dari koneksi pompa kemudi.

Perusahaan mengidentifikasi satu cedera yang mungkin terkait, namun tidak ada kecelakaan yang dilaporkan akibat cacat ini.

Pemilik di AS akan mendapat pemberitahuan mulai Juli, dan dealer akan memeriksa serta memperbaiki atau mengganti komponen yang bermasalah.

Sebelum perbaikan, Jeep menyarankan kendaraan diparkir jauh dari struktur dan kendaraan lain.

>>> TOP 1 Indonesia dan Citilink Gelar Program Interaktif di Pesawat

Peringatan serupa pernah dikeluarkan November lalu untuk sekitar 320.000 unit Wrangler 4xe dan Grand Cherokee 4xe plug-in hybrid karena risiko kebakaran baterai.