Ford Tarik 288.314 Explorer karena Penutup Atap Bisa Terlepas

Ford mengumumkan penarikan kembali (recall) sebanyak 288.314 unit Explorer karena penutup rel atap (roof rail cover) dapat terlepas saat kendaraan melaju.
Menurut National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), komponen tersebut bisa longgar seiring waktu dan menimbulkan risiko bagi pengguna jalan lain.
>>> Toyota Akui RAV4 Baru Terlalu Bergantung pada Layar Sentuh
Satu kecelakaan telah dilaporkan terkait masalah ini.
Recall ini mencakup Explorer model tahun 2016 hingga 2019. Pemilik mungkin melihat celah antara komponen atau mendengar suara berderak saat berkendara.
Riwayat Masalah Penutup Atap Ford
Ford sebenarnya sudah melakukan kampanye "kepuasan pelanggan" pada 2020 untuk mengatasi masalah ini. Saat itu, perbaikan menggunakan lem epoksi dua bagian untuk mengamankan penutup.
Pada 2021, Ford mengeluarkan recall untuk kendaraan dengan penutup berwarna (painted). Dealer diminta mengganti komponen yang rusak dan mengamankannya dengan empat push-pin plastik, bukan lem.
Penutup krom/satin tidak termasuk dalam recall 2021 karena klaim kerusakan yang lebih rendah.
Namun, pada Maret 2026, NHTSA menghubungi Ford setelah menerima 46 laporan penutup longgar atau terlepas, termasuk pada kendaraan yang sudah diperbaiki sebelumnya.
Ford menemukan bahwa kendaraan dengan penutup krom/satin yang belum diperbaiki dan yang diperbaiki dengan lem epoksi masih mengalami masalah.
Sementara itu, kendaraan yang diperbaiki dengan push-pin berfungsi dengan baik.
>>> Desainer Bayangkan Toyota Crown GR Sedan Sporty yang Tak Akan Pernah Ada
Penyebab pasti masih belum diketahui, tetapi diduga siklus panas dan keausan dapat melonggarkan klip penahan.
Untuk perbaikan dengan lem, prosesnya sangat bergantung pada teknisi, sehingga kemungkinan ada kesalahan aplikasi.
Solusi definitif belum tersedia. Pemilik akan menerima pemberitahuan awal pada Agustus, dan pemberitahuan kedua saat perbaikan siap, kemungkinan pada September.
Update Terbaru
Inggris Panggil Henry Slade untuk Hadapi Fiji di Liverpool
Sabtu / 18-07-2026, 04:23 WIB
Phillips Law Group Masuk Jajaran Pengacara Kecelakaan Mobil Terbaik di Phoenix
Sabtu / 18-07-2026, 04:22 WIB
Bukan Cuma Mochi, Ini 5 Kuliner Legend Sukabumi yang Wajib Dicoba
Sabtu / 18-07-2026, 04:22 WIB
Bukan Cuma Gudeg dan Selat, Ini 5 Tempat Kuliner Legendaris Solo yang Bikin Ketagihan
Sabtu / 18-07-2026, 04:22 WIB
7 Inovasi Sambungan Pintar China untuk Perbaikan Jembatan Efektif 2026
Sabtu / 18-07-2026, 04:22 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 19 – 26 Juli 2026
Sabtu / 18-07-2026, 04:00 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 19 – 26 Juli 2026
Sabtu / 18-07-2026, 04:00 WIB
SPBU di Jakarta-Bekasi Larang Pengisian BBM Suzuki Thunder, Komunitas Protes
Sabtu / 18-07-2026, 03:43 WIB
Milania Giudice Tertawa di Dalam Mobil Polisi Saat Ditangkap karena Penganiayaan
Sabtu / 18-07-2026, 03:38 WIB
Paket World Cup Rp15,5 Miliar: Tiket VIP, Helikopter, dan Pesta 50 Cent
Sabtu / 18-07-2026, 03:38 WIB
Mantan Taylor Frankie Paul Kecam Sikapnya yang Anggap Remeh Pengadilan Anak
Sabtu / 18-07-2026, 03:38 WIB
Indonesia Evaluasi Servis dan Receive Jelang Lawan Vietnam di Semifinal SEA V Cup
Sabtu / 18-07-2026, 03:35 WIB
Pertarungan Robot Humanoid Brutal Berakhir Saat Kepala Lawan Terlepas
Sabtu / 18-07-2026, 03:29 WIB
Marathon Kehilangan Game Director: Joe Ziegler Tinggalkan Bungie
Sabtu / 18-07-2026, 03:29 WIB







