Mantan Taylor Frankie Paul, Tate Paul dan Dakota Mortensen, mengecam sikap Taylor yang dianggap meremehkan kekhawatiran bahwa anak-anak mereka mengalami pelecehan, penelantaran, atau ketergantungan.

Keduanya melalui pengacara yang sama, Chad Shattuck, menanggapi pernyataan tim hukum Taylor yang menyebut pengajuan petisi ke pengadilan anak sebagai "langkah umum" bagi keluarga.

>>> Indonesia Evaluasi Servis dan Receive Jelang Lawan Vietnam di Semifinal SEA V Cup

Shattuck mengatakan kepada TMZ bahwa Tate dan Dakota sangat prihatin karena pernyataan Taylor mengurangi bobot tindakan yang diajukan oleh Divisi Layanan Anak dan Keluarga Utah (DCFS).

Menurut Shattuck, petisi DCFS bukanlah transisi rutin ke pengadilan anak atau kesempatan untuk pengembangan pribadi.

DCFS meminta pengadilan untuk menyatakan bahwa anak-anak tersebut mengalami pelecehan dan meminta sidang dipercepat demi perlindungan segera.

Tate dan Dakota berterima kasih kepada DCFS yang menanggapi serius kekhawatiran ini dan turun tangan melindungi anak-anak.

Mereka menilai tanda-tanda peringatan serius telah lama tidak ditangani, bahkan setelah disahkannya Om's Law.

>>> Pertarungan Robot Humanoid Brutal Berakhir Saat Kepala Lawan Terlepas

Petisi tersebut meminta hakim untuk menyatakan bahwa anak-anak memenuhi definisi hukum Utah sebagai "anak yang dilecehkan, ditelantarkan, atau bergantung" dan memerintahkan layanan pengawasan perlindungan, menunjuk wali ad litem, serta mengeluarkan perintah tambahan demi kepentingan terbaik anak.

Pengacara Tate dan Dakota menambahkan bahwa kliennya tetap fokus melindungi anak-anak, memberi mereka waktu dan ruang untuk pulih, mendukung akuntabilitas yang berarti, serta menggunakan pengalaman keluarga untuk meningkatkan koordinasi antar sistem di masa depan.

Ia juga menyebut bahwa meskipun banyak tuduhan palsu di media sosial, Tate dan Dakota memilih untuk tidak terlibat dalam aktivitas online yang sering disalahartikan.

Mereka diam demi melindungi anak-anak, bukan karena tidak punya suara.

>>> Marathon Kehilangan Game Director: Joe Ziegler Tinggalkan Bungie

Hingga berita ini diturunkan, tim hukum Taylor belum memberikan tanggapan atas pernyataan tersebut.