Microsoft mengambil langkah hati-hati dengan membatasi akses model kecerdasan buatan terbaru Claude Fable 5 buatan Anthropic untuk penggunaan internal karyawannya.

Kebijakan ini diterapkan demi menjaga kerahasiaan data sensitif perusahaan, meskipun teknologi tersebut tetap tersedia bagi pelanggan eksternal melalui layanan GitHub Copilot dan Foundry.

>>> Penjelasan Ending Teach You a Lesson hingga Potensi Season 2

Langkah tersebut muncul setelah tim hukum Microsoft melakukan tinjauan intensif terhadap sistem retensi data Anthropic yang dinilai berisiko bagi privasi korporat.

Kekhawatiran pada Kebijakan Retensi Data

Model Claude Fable 5 termasuk dalam kategori Mythos Class yang memiliki kemampuan tinggi untuk tugas pemrograman dan keamanan siber.

Anthropic mengakui model ini secara teoretis dapat disalahgunakan untuk membuat malware, meskipun sistem pagar pengaman ketat telah dipasang.

>>> BAKTI Komdigi Terima 160 Ribu Usulan Akses Internet dari Seluruh Indonesia

Kekhawatiran Microsoft bersumber pada aturan pengelolaan data interaksi pengguna oleh Anthropic.

Berdasarkan kebijakan standar, Anthropic menyimpan perintah dan hasil interaksi selama 30 hari, bahkan dapat memperpanjang penyimpanan hingga dua tahun jika terdeteksi pelanggaran kebijakan.

Kondisi ini berpotensi mengekspose data rahasia Microsoft jika terjadi pelanggaran aturan yang tidak disengaja oleh staf.

>>> Akrobat Digital Warga Rusia demi Menembus Tirai Besi Internet

Situasi tersebut mempertegas konflik antara kebutuhan pemantauan oleh perusahaan AI dengan kebutuhan privasi mutlak bagi korporasi besar.