Gobel Group bersiap melakukan transformasi bisnis menjelang usia ke-70 tahun pada Agustus 2026. Langkah ini diambil untuk menjaga relevansi di tengah perubahan teknologi dan dinamika industri nasional.

Perusahaan yang berdiri sejak 1956 ini kini menaungi lebih dari 18.000 karyawan. Portofolio bisnisnya mencakup manufaktur elektronik bersama Panasonic, logistik, makanan, hospitality, infrastruktur, hingga properti.

>>> Batas Antara Menyimpan Kenangan dan Kebiasaan Menumpuk Barang

Direktur Gobel Group Mohammad Arif Rachmat Gobel menegaskan bahwa arah pengembangan bisnis tetap mengacu pada visi pendiri, almarhum Thayeb Mohammad Gobel.

"Kami akan terus kembali kepada niatan pendiri perusahaan, yaitu bagaimana berkontribusi untuk negara melalui industri," ujarnya.

Fokus pada SDM dan Teknologi

Kesiapan sumber daya manusia menjadi fokus utama dalam mengantisipasi kecerdasan buatan (AI) dan era digitalisasi. Program pelatihan intensif diterapkan agar tenaga kerja mampu mengadopsi perubahan teknologi.

"Yang tidak kalah penting bukan hanya teknologinya, tetapi manusianya.

Kami harus terus memberikan pelatihan agar mereka bisa memahami dan mengimplementasikan perubahan yang terjadi saat ini," kata Mohammad Arif Rachmat Gobel.

>>> Pertamina Pasang PLTS di Kapal OB Patra 2303 untuk Tekan Emisi Karbon Sektor Maritim

Langkah ekspansi ke depan akan bertumpu pada optimalisasi sinergi antarunit usaha. "Kami memiliki bisnis logistik, manufaktur, jasa, hingga food.

Yang sekarang kami optimalkan adalah bagaimana satu perusahaan bisa memberikan nilai tambah bagi perusahaan lainnya," jelasnya.

Manajemen melihat potensi besar pada sektor logistik nasional karena Indonesia merupakan negara kepulauan yang membutuhkan sistem terintegrasi.

Selain itu, ada penjajakan peluang di sektor pusat data (data center) yang sejalan dengan tren ekonomi digital.

Transformasi ini diposisikan sebagai peletakan dasar untuk menjamin keberlangsungan jangka panjang hingga satu abad. "Motivasi kami sekarang adalah bagaimana Gobel bisa mencapai usia 100 tahun dan seterusnya.

>>> IHSG Pekan Depan Diproyeksi Bergerak pada Rentang 5.900 Hingga 6.220

Karena itu kami menyiapkan fondasi, SDM, dan generasi penerus agar cita-cita pendiri perusahaan bisa terus berlanjut," tutup Mohammad Arif Rachmat Gobel.