Apindo Khawatirkan Monopsoni dalam Ekspor SDA Akibat PP No. 24/2026
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyatakan kekhawatiran terhadap potensi terbentuknya pasar monopsoni dalam sistem ekspor sumber daya alam (SDA) Indonesia.
Kekhawatiran ini muncul setelah pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 24/2026 pada Kamis (11/6/2026).
>>> Trump Perketat Visa Suporter 9 Negara Jelang Piala Dunia 2026
Ketua Komite Pertambangan Bidang ESDM Apindo, Hendra Sinadia, mempertanyakan transparansi lembaga pengendali ekspor tersebut. Menurutnya, jika pasar dikendalikan oleh satu entitas, maka risiko monopsoni menjadi nyata.
"Iya, dengan resmi dikendalikan oleh satu entitas, khawatir pasarnya jadi monopsoni ya. Ini akan menjadi pertanyaan bagaimana transparansi dari lembaga tersebut ke depannya," ujar Hendra Sinadia.
Ia menambahkan bahwa sistem ini berpotensi memberikan dampak negatif terhadap keberlanjutan bisnis pelaku usaha lokal, khususnya di sektor perdagangan komoditas batu bara.
"Selain itu, akan berdampak juga pada peran ribuan eksportir yang terancam tergantikan, yang berpotensi berdampak pada nasib karyawan mereka," jelasnya.
Peran PT DSI sebagai Perantara Tunggal
Sebelumnya, BPI Danantara memastikan bahwa PT DSI akan berperan sebagai perantara antara produsen batu bara, minyak kelapa sawit (CPO), dan paduan besi (ferro alloy) dengan mitra dagangnya.
Manajemen Danantara menjelaskan bahwa DSI akan memfasilitasi dan mengawasi penyaluran ekspor SDA strategis setelah masa transisi yang dimulai 1 Juni 2026 selesai.
"Pascatransisi, DSI mengedepankan pelaksanaan perannya sebagai perantara—yaitu memfasilitasi dan mengawasi penyaluran ekspor, di mana hubungan komersial antara produsen dan mitra dagangnya dapat tetap berjalan," tulis perwakilan manajemen Danantara.
>>> IHSG Ditutup Melemah, Seluruh Sektor Saham Terkoreksi
Manajemen menambahkan bahwa harga komoditas SDA strategis akan ditetapkan secara wajar dengan merujuk pada metodologi yang adil, transparan, dan akuntabel untuk masing-masing komoditas.
Update Terbaru
Jadwal KRL Jogja Solo 11 Juni 2026: Perjalanan Pagi hingga Malam
Kamis / 11-06-2026, 13:41 WIB
Matematikawan Prediksi Timnas Belanda Juara Piala Dunia 2026
Kamis / 11-06-2026, 13:41 WIB
Fisikawan Temukan Teori Lubang Hitam Mikroskopis Lahir dari Kristal Ruang Waktu
Kamis / 11-06-2026, 13:41 WIB
AS Serang Iran Setelah Negosiasi Damai Buntu, Iran Balas Serang Negara Teluk
Kamis / 11-06-2026, 13:40 WIB
Tiga Kebiasaan Sepele yang Memicu Penuaan Dini pada Tubuh
Kamis / 11-06-2026, 13:40 WIB
Pemerintah Tata Ulang Program Makan Bergizi Gratis Akibat Jual Beli Titik
Kamis / 11-06-2026, 13:40 WIB
Kenali Ciri ATM Kena Skimming untuk Cegah Pembobolan Rekening
Kamis / 11-06-2026, 13:40 WIB
Harga Oli Motor Melonjak Drastis, Pemilik Bengkel Kecil Mengeluh
Kamis / 11-06-2026, 13:36 WIB
Sejam General Sale, Tiket Konser BTS di Jakarta Habis Dipesan
Kamis / 11-06-2026, 13:32 WIB
Adobe Luncurkan CX Enterprise Coworker, Solusi AI Agen untuk Orkestrasi Pengalaman Pelanggan
Kamis / 11-06-2026, 13:32 WIB
OJK Wajibkan Perusahaan Asuransi Kesehatan Miliki Dewan Penasihat Medis
Kamis / 11-06-2026, 13:32 WIB
Centrepark Kelola Parkir 23 Semarang Shopping Center secara Cashless
Kamis / 11-06-2026, 13:32 WIB
Tiket Konser BTS di Jakarta Ludes 11 Menit, Antrean Capai 734 Ribu
Kamis / 11-06-2026, 13:31 WIB
Moh Zaki Ubaidillah Tembus Perempat Final Australian Open 2026
Kamis / 11-06-2026, 13:28 WIB






