APINDO: ION Jadi Solusi Percepat Digitalisasi UMKM
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Shinta Kamdani menilai Indonesia Open Network (ION) dapat menjadi solusi untuk mempercepat digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurut Shinta, ION juga mampu memperluas akses pasar serta menurunkan biaya yang harus ditanggung pelaku usaha saat masuk ke dalam ekosistem perdagangan digital.
>>> Herdman Puji Kekuatan Timnas Indonesia Usai Sepekan TC di Bali
Shinta mengatakan, sebagai representasi dunia usaha nasional, APINDO bekerja sama dengan ION untuk memperluas partisipasi pelaku usaha sekaligus mempercepat penggunaan jaringan digital terbuka di berbagai sektor industri.
"Interoperabilitas merupakan kunci menuju tahap berikutnya dalam perkembangan ekonomi digital Indonesia," kata Shinta dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (15/07).
Latar Belakang ION
ION adalah program nasional yang diluncurkan di Jakarta, Selasa (07/7), dan menjadi salah satu agenda strategis dalam kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada 7-8 Juli 2026.
Peluncuran tersebut disambut Presiden Prabowo Subianto dan Narendra Modi sebagai bagian dari penguatan kemitraan strategis Indonesia-India dalam bidang ekonomi digital.
ION merupakan implementasi dari nota kesepahaman kerja sama pengembangan digital yang ditandatangani Indonesia dan India pada Januari 2025.
Kerja sama tersebut mencakup pengembangan Digital Public Infrastructure, kecerdasan buatan, dan inovasi digital.
Dalam pernyataan bersama pada Selasa (07/7), kedua pemimpin menyambut peluncuran ION yang dikembangkan berdasarkan arsitektur Open Network for Digital Commerce (ONDC) dari India.
Jaringan tersebut diharapkan dapat meningkatkan partisipasi UMKM Indonesia dalam ekonomi digital melalui sistem perdagangan yang terbuka, inklusif, dan tidak bergantung pada satu ekosistem digital tertentu.
Meski mengacu pada pengalaman ONDC, ION dikembangkan dengan menyesuaikan karakteristik ekonomi, kebutuhan nasional, prioritas pembangunan, dan kerangka kelembagaan Indonesia.
Update Terbaru
Produser Tales of Minta Maaf atas Penantian Panjang Entry Baru
Rabu / 15-07-2026, 18:56 WIB
Panduan Menyelesaikan Quest Sugarcane and Its Yields di Black Flag Resynced
Rabu / 15-07-2026, 18:55 WIB
Harga Minyakita di Atas HET, Kemendag Sebut Penyaluran Capai 51 Persen
Rabu / 15-07-2026, 18:55 WIB
Spotify Tanam Fitur AI Baru, Bisa Diajak Ngobrol untuk Kurasi Musik
Rabu / 15-07-2026, 18:55 WIB
Junket Bank TV Anime Umumkan Dua Anggota Pemeran Baru
Rabu / 15-07-2026, 18:50 WIB
Departemen Kehakiman AS Panggil Paksa Sembilan Firma Hukum Terkait Kesepakatan Era Trump
Rabu / 15-07-2026, 18:50 WIB
Czar Perbatasan Trump Hentikan Sementara Operasi ICE di Jalan Raya
Rabu / 15-07-2026, 18:49 WIB
Pertempuran Sengit AS vs Iran Pecah di Selat Hormuz
Rabu / 15-07-2026, 18:49 WIB
Kardinal Orlando Beltran Raih Harmony in Diversity Award 2026
Rabu / 15-07-2026, 18:49 WIB
Sumut Manfaatkan Tambahan TKD Rp6,35 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana
Rabu / 15-07-2026, 18:49 WIB
Mobil Listrik BYD Tabrak Kaca Gedung di Jakarta Selatan
Rabu / 15-07-2026, 18:49 WIB
Kurniawan Dwi Yulianto Ditunjuk sebagai Pelatih Indonesia All Stars vs Aston Villa
Rabu / 15-07-2026, 18:45 WIB
Kebakaran Landa Tahura R Soerjo Mojokerto, Tim Gabungan Terkendala Medan
Rabu / 15-07-2026, 18:45 WIB
Cara Mudah Cairkan Saldo Dana Rp385 dari 5 Aplikasi Penghasil Uang Terpercaya 2026
Rabu / 15-07-2026, 18:43 WIB







