Pertempuran sengit pecah antara pasukan militer Amerika Serikat dan Angkatan Laut Korps Garda Republik Iran (IRGC) di Selat Hormuz pada Rabu (15/7).

Televisi pemerintah Iran melaporkan baku tembak terjadi di selat strategis jalur minyak tersebut.

>>> Kardinal Orlando Beltran Raih Harmony in Diversity Award 2026

Otoritas Provinsi Hormozgan, dikutip dari Tasnim News Agency, menyebut ledakan yang terdengar di Bandar Abbas, kota-kota pesisir, dan pulau-pulau Iran disebabkan oleh bentrokan bersenjata.

Kantor Berita Mehr juga memberitakan ledakan di sebelah timur Sirik terkait baku tembak di perairan Teluk.

CENTCOM Lancarkan Serangan Baru

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan telah melancarkan serangan putaran berikutnya terhadap Iran yang menargetkan fasilitas militer Iran.

>>> Sumut Manfaatkan Tambahan TKD Rp6,35 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana

AS menuding fasilitas tersebut digunakan untuk menyerang kapal-kapal di Selat Hormuz.

CENTCOM juga menyatakan pasukan AS melanjutkan blokade laut terhadap kapal yang melintas ke dan dari pelabuhan serta daerah pesisir Iran.

>>> Mobil Listrik BYD Tabrak Kaca Gedung di Jakarta Selatan

Ketegangan antara AS dan Iran meningkat dalam beberapa hari terakhir meskipun ada nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri perang.