Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk tetap menggunakan Pindad Maung sebagai kendaraan dinas operasional.

Hal ini disampaikan saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) XVIII di Bandar Lampung.

>>> Apindo Dorong Eksportir Gunakan Skema Mata Uang Lokal

Kendaraan taktis buatan PT Pindad itu diketahui memiliki sejumlah kekurangan teknis. Prabowo mengaku mobil tersebut bocor saat hujan deras dan mengeluarkan suara bising ketika melintas di medan pegunungan.

"Suatu saat saya tidur di mobil, karena hujan deras di luar, tahu-tahu (ada bunyi) 'tek tek tek', saya bangun, rupanya bocor.

Ya namanya (mobil) baru, saya kirim kembali lah, ini kan buatan Pindad. Saya bilang, tolonglah bocornya dikurangi," ujar Prabowo.

Meski demikian, Prabowo tetap bersikukuh menggunakan mobil tersebut. "Tapi nggak apa-apa.

Demi nasionalisme, saya tetap akan pakai mobil ini," ungkapnya.

Langkah ini diambil sebagai bentuk keteladanan dari pucuk pimpinan negara. Prabowo ingin menunjukkan bahwa pemimpin harus menggunakan produk dalam negeri.

>>> Sutradara FFVII Remake: RPG Modern Harus Beri Dampak Nyata dari Pilihan Pemain

"Setelah 81 tahun merdeka, kita harus punya mobil buatan Indonesia sendiri. Kita sudah merintis, TNI pakai Jeep buatan putra-putri Indonesia.

Presidenmu sekarang pakai mobil buatan rakyat sendiri," tutur Prabowo.

Prabowo juga mengaku mendengar anak buahnya membicarakan harga mobil mewah. Ia pun memutuskan untuk tidak lagi bertanya soal harga mobil impor.

"Suka nggak suka, karena saya presiden, saya harus kasih contoh, saya harus pakai mobil buatan anak Indonesia," tambahnya.

Kendaraan taktis Pindad Maung dinilai masih dalam tahap awal pengembangan. Prabowo memahami bahwa kualitasnya belum setara dengan pabrikan global seperti BMW atau Mercedes.

"Jadi saya ngerti, ini kan mobil baru 1-2 tahun dibangun. Namanya sesuatu yang baru, mungkin tidak sebagus saya pakai BMW atau Mercedes, ya kan?

>>> OJK Dorong Reformasi Struktural Sektor Asuransi dan Dana Pensiun

Saya pakai Maung," kata Prabowo.