Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mendorong para pelaku usaha untuk mengoptimalkan skema Local Currency Settlement (LCS) atau penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan internasional.

Langkah ini dinilai semakin relevan di tengah tingginya volatilitas nilai tukar global saat ini.

>>> Sutradara FFVII Remake: RPG Modern Harus Beri Dampak Nyata dari Pilihan Pemain

Ketua Umum Apindo Shinta W.

Kamdani menjelaskan bahwa skema LCS memberikan alternatif penyelesaian transaksi lintas negara tanpa harus selalu menggunakan dolar AS sebagai mata uang perantara.

"Skema tersebut memberikan pilihan yang lebih luas bagi pelaku usaha dalam melakukan penyelesaian transaksi lintas negara," kata Shinta.

>>> OJK Dorong Reformasi Struktural Sektor Asuransi dan Dana Pensiun

Meskipun demikian, hingga kini skema LCS masih belum menjadi pilihan utama bagi seluruh pelaku perdagangan lintas negara di Indonesia.

Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu memitigasi risiko fluktuasi nilai tukar mata uang asing yang kerap melanda pelaku industri ekspor dan impor.

>>> Andre Taulany Ungkap Kondisi Bolot yang Dirawat di Rumah Sakit

Apindo terus mendorong sosialisasi dan edukasi kepada para anggotanya agar memanfaatkan skema LCS untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS.