Minta Maaf ke Prabowo, Eks Jampidsus Febrie Singgung Kebenaran akan Terungkap
Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah akhirnya angkat bicara setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan dalam kasus dugaan korupsi serta tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Di tengah sorotan publik yang semakin tajam, Febrie menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto dan Jaksa Agung ST Burhanuddin.
>>> CBUAE Governor and Indonesian Ambassador Discuss Cross-Border Payment Cooperation
Ia juga menegaskan keyakinannya bahwa kebenaran akan terungkap melalui proses hukum yang sedang berjalan.
Dalam pernyataan tertulisnya, Febrie mengaku siap menghadapi seluruh tahapan hukum yang tengah berlangsung.
Meskipun demikian, ia menilai bahwa penetapan dirinya sebagai tersangka tidak lepas dari unsur kriminalisasi yang menurutnya masih harus dibuktikan secara sah di persidangan.
"Saya mohon maaf kepada pimpinan, Pak Presiden, Pak Jaksa Agung serta rekan-rekan kejaksaan," ujar Febrie dalam keterangan yang diterima media.
Ia menambahkan, "Izinkan saya membuktikan kebenaran sesuai fakta-fakta hukum nanti."
Febrie mengaku merasa dizalimi setelah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan oleh penyidik.
Menurutnya, alat bukti yang digunakan masih perlu didalami serta dikonfirmasi lebih lanjut, sehingga belum cukup kuat untuk dijadikan dasar penahanan.
Ia juga menilai bahwa penyidik seharusnya melakukan ekspose perkara secara berulang sebelum mengambil keputusan menetapkannya sebagai tersangka.
"Tetapi ini sudah menjadi keputusan pimpinan, saya siap menghadapinya dan saya merasa memang ini kriminalisasi," ungkapnya dengan nada tegas.
Mantan Jampidsus itu juga menanggapi temuan 74 kilogram emas yang disebut-sebut berada di rumahnya.
Namun, ia enggan memberikan penjelasan lebih jauh dan meminta agar hal tersebut dijawab langsung oleh penyidik.
Update Terbaru
Antisipasi Kemarau 2026, Kementan Siapkan 56 Ribu Pompa Air untuk Lahan Sawah
Minggu / 26-07-2026, 20:17 WIB
Pesawat Piper PA-23 Apache Mangkrak di Spanyol Dilelang Mulai Rp170 Ribu
Minggu / 26-07-2026, 20:17 WIB
Topan Noul Terjang China Selatan, 340 Ribu Warga Mengungsi
Minggu / 26-07-2026, 20:17 WIB
Dampak Kemacetan dan Suhu Tinggi pada Frekuensi Penggantian Oli Mesin
Minggu / 26-07-2026, 20:17 WIB
Raksasa Teknologi AS Desak Parlemen Jangan Buru-buru Batasi Model AI Terbuka
Minggu / 26-07-2026, 20:17 WIB
Messi Jadi Penonton Spesial di Laga Klub Keluarga, Tim Kesayangan Kalah
Minggu / 26-07-2026, 20:17 WIB
Pakar Gizi Ungkap Waktu Makan Siang Ideal untuk Jaga Metabolisme dan Energi
Minggu / 26-07-2026, 20:17 WIB
Langkah Keamanan Iran Tingkatkan Risiko Hukum bagi Migran Afghanistan
Minggu / 26-07-2026, 20:14 WIB
Rekomendasi Perlengkapan Spa di Rumah untuk Self-Care Sunday
Minggu / 26-07-2026, 20:14 WIB
Real Madrid Buka Peluang Jual Tchouameni ke Manchester United
Minggu / 26-07-2026, 20:14 WIB
Kubu Sarwendah Peringatkan Dampak Polemik Hak Asuh pada Anak
Minggu / 26-07-2026, 20:14 WIB
Permintaan Maaf Jaksa Agung atas Kasus Febrie: Momentum Pembenahan Internal
Minggu / 26-07-2026, 20:08 WIB
Kuasa Hukum Ruben Onsu Bantah Klaim Sarwendah Soal Harta Gono-gini Bermasalah
Minggu / 26-07-2026, 20:08 WIB
Evakuasi Massal di Prancis Akibat Kebakaran Hutan Mendekati Bordeaux
Minggu / 26-07-2026, 20:00 WIB







