Polemik pembagian harta gono-gini antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas.

Setelah kuasa hukum Sarwendah mengeluhkan bahwa kliennya menerima aset yang masih dibebani utang, pihak Ruben Onsu angkat bicara untuk membantah tudingan tersebut.

>>> Evakuasi Massal di Prancis Akibat Kebakaran Hutan Mendekati Bordeaux

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menegaskan bahwa pembagian aset bukanlah keputusan sepihak dari Ruben.

Justru, menurut Minola, Sarwendah yang memilih sendiri aset-aset yang menjadi bagiannya dalam kesepakatan tersebut.

"Dibilang 'hanya kebagian harta gana-gini yang masih diagunkan,' loh yang milih dia kok. Yang ngatur-ngatur, Ruben dapat apa, dia dapat apa, dia kok.

Jangan lah dibilang ini kemauan kita," kata Minola dalam tayangan YouTube Intens Investigasi.

Aset Dipilih Langsung oleh Sarwendah

Minola menjelaskan, sejumlah aset yang kini menjadi sorotan memang sejak awal dipilih sendiri oleh Sarwendah.

Di antaranya rumah di kawasan Cilandak, rumah di Bintaro, serta beberapa unit rumah lainnya.

"Itu memang aset yang dia pilih. Rumah di Cilandak dan rumah di Bintaro, sama sekian unit rumah.

Dapatnya lebih dari satu," ujar Minola.

Ia juga mengungkapkan bahwa dokumen kepemilikan sejumlah aset tersebut selama ini berada dalam penguasaan Sarwendah. Hanya sertifikat yang masih menjadi agunan bank yang belum dapat diserahkan.

>>> Nadeo Targetkan Juara di Piala AFF 2026 yang Spesial

Kronologi Klaim Utang

Menurut Minola, pihak Ruben bahkan sempat berkali-kali meminta agar dokumen-dokumen aset lainnya dikembalikan. "Itu lah makanya, kami bikin surat, 'tolong dong, surat vilanya, surat ini berikan ke kami.'

Karena aktanya dikuasai sepenuhnya. Ini kok surat-surat nggak diserahkan ke kami, eh munculnya kredit macet, gana-gini," ucap Minola.