Komedian Sam Darma Putra Ginting, yang akrab disapa Sammy Notaslimboy, mengkritik pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang 'londo ireng'.

Menurut Sammy, tudingan tersebut ironis karena Prabowo sebagai kepala negara justru menguasai sumber daya, BUMN, kebijakan, hingga APBN.

>>> Jaksa Agung Pastikan Kasus Febrie Adriansyah Tetap Jalan, Tim 9 Masih Pimpin Pengusutan

"Dia yang kuasai sumber daya, kontrol terhadap BUMN, kebijakan, APBN. Sampai dia juga yang bikin APBN jadi defisit, akibatnya melebar ke mana-mana.

Dia juga yang nuduh orang sebagai 'londo ireng'," tulis Sammy di akun X pribadinya, Jumat (24/7).

Sebelumnya, Prabowo dalam sambutannya di Peringatan Hari Lahir ke-28 PKB di Jakarta Convention Center, Kamis (23/7/2026), menyebut mentalitas londo ireng masih ada hingga kini.

Ia menilai sebagian orang Indonesia lebih senang mengabdi kepada kepentingan bangsa asing daripada bangsa sendiri.

"Kita tahu ada orang-orang Indonesia yang senang mengabdi dan berbakti kepada bangsa lain. Itu yang dulu kita sebut Londo Ireng.

>>> BEI Awasi Saham ALKA yang Melonjak 25% dalam Sehari

Iya, yang ikut Belanda perang lawan kita, Londo-Londo Ireng ini sampai sekarang masih ada, hanya dia sekarang pakai baju lain kan," kata Prabowo.

Prabowo juga menyoroti wartawan, jurnalis, pengamat, dan LSM. "Yang gaji lu siapa?

Yang bayar listrikmu siapa? Yang bayar handphonemu siapa?

Cari pekerjaan susah, kita tahu kan?" imbuhnya.

>>> Prabowo Tegaskan Dukungan Kemerdekaan Palestina Harga Mati

Istilah Londo Ireng secara historis merujuk pada warga pribumi Indonesia yang membantu penjajah Belanda dan melawan bangsanya sendiri di masa kolonial.