Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pembangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 akan dimulai tahun ini. Sekolah tersebut roboh sejak dua tahun lalu.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan anggaran Rp48,1 miliar untuk membangun ulang sekolah yang berlokasi di Jakarta Selatan itu.

>>> Jordi Amat Ungkap Permintaan John Herdman Jelang Piala AFF 2026

Pramono menyampaikan hal itu usai meninjau langsung kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 pada Jumat (24/7) sore.

Awalnya, Pemprov DKI merencanakan pembangunan 22 sekolah pada 2026. Namun, akibat pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH), efisiensi anggaran, dan faktor lainnya, hanya tujuh sekolah yang dianggarkan.

Pemprov kemudian memutuskan menambah empat sekolah prioritas untuk segera dibangun, termasuk SDN Kebayoran Lama Selatan 09.

"Kemarin dalam rapat saya memutuskan ada empat yang saya minta untuk dibangun sekarang juga. Di antaranya adalah tempat ini.

Kenapa harus dibangun sekarang juga? Karena memang kondisinya sudah sangat memprihatinkan," kata Pramono.

>>> Film Doraemon Baru Bawa Nobita ke London Era Victoria pada Musim Semi 2027

Tiga sekolah lain yang diprioritaskan adalah SMA Negeri 102 Jakarta dengan anggaran Rp67,5 miliar, SDN Cempaka Putih Barat 03 senilai Rp48,4 miliar, serta SDN Papanggo 01 dan TK Negeri Papanggo 01 dengan anggaran Rp74,1 miliar.

Total anggaran untuk keempat proyek tersebut mencapai sekitar Rp249 miliar.

Pramono menargetkan pembangunan SDN Kebayoran Lama 09 selesai dalam 10 bulan. Pembangunan akan dimulai paling lambat pada September 2026.

"Kemarin dalam rapat sudah saya putuskan dananya gabungan dari KLB dan juga APBD Perubahan. Rehab ini akan dimulai paling lama adalah September.

>>> Pameran Silent Hill 2 Dibuka di Ikebukuro PARCO dengan Merchandise Eksklusif

Paling lama September harus segera dimulai," ujarnya.