Doraemon kembali ke layar lebar dengan petualangan baru.

Film anime terbaru berjudul Doraemon the Movie: Nobita's Steam-Powered Time Machine akan membawa Nobita dan teman-temannya ke London abad ke-19.

>>> Pameran Silent Hill 2 Dibuka di Ikebukuro PARCO dengan Merchandise Eksklusif

Pada 24 Juli 2026, situs resmi film mengonfirmasi judul dan mengumumkan bahwa film akan tayang di bioskop Jepang pada musim semi 2027.

Cerita ini menggabungkan perjalanan waktu, latar era Victoria, dan kisah baru.

Petualangan ke London Abad ke-19

Film ini mengikuti Doraemon, Nobita, Shizuka, Gian, dan Suneo dalam petualangan baru ke London abad ke-19.

Menurut situs resmi, kelompok itu bepergian melintasi waktu menggunakan mesin waktu versi uap milik Doraemon.

Latar era Victoria memberikan nuansa berbeda namun tetap mempertahankan perpaduan seru antara perjalanan waktu, persahabatan, dan petualangan yang diharapkan penggemar.

Latar Victoria juga membuka pintu bagi misteri baru, penemuan, dan landmark bersejarah.

>>> Golden Period Kunci Penanganan Stroke dan Serangan Jantung

Meski cerita utuh masih dirahasiakan, detail awal menunjukkan film akan menggabungkan gadget klasik Doraemon dengan petualangan yang terinspirasi dari salah satu periode paling menarik dalam sejarah.

Tim Kreatif di Balik Film

Film Doraemon baru ini disutradarai oleh Rushio Moriyama, yang telah mengerjakan anime televisi Doraemon sejak 2020.

Selama beberapa tahun terakhir, Moriyama berkontribusi sebagai storyboard artist dan sutradara episode, menjadikan film teatrikal ini tonggak penting dalam kariernya.

Skenario ditulis oleh Makoto Ueda, penulis terkenal yang dikenal dengan cerita yang cerdas menggunakan perjalanan waktu dan penceritaan emosional.

Karya sebelumnya termasuk The Tatami Galaxy, Tatami Time Machine Blues, dan Penguin Highway, yang semuanya dipuji karena ide kreatif dan karakter yang berkesan.

>>> Cara Memilih Furniture Premium Terbaik untuk Rumah dan Apartemen

Dengan sutradara yang memahami seri Doraemon dan penulis yang berpengalaman dalam cerita perjalanan waktu, penggemar punya alasan untuk bersemangat.