Produser Rhythm Heaven Tolak Tawaran dari Perusahaan Lain karena Rasa Hutang Budi pada Nintendo

Tsunku, produser dan komposer lama di balik seri Rhythm Heaven, mengungkapkan bahwa ia menolak banyak tawaran untuk membuat permainan ritme serupa dari perusahaan lain.
Ia melakukannya karena yakin Nintendo pada akhirnya akan menghidupkan kembali waralaba tersebut.
>>> Kepala BGN Sudaryono Janji Cari Solusi Tunggakan Mitra Dapur MBG
Musisi tersebut membagikan detailnya dalam sebuah posting blog baru-baru ini.
Posting itu merefleksikan perjalanan panjang di balik Rhythm Heaven Groove, yang diluncurkan pada 2 Juli untuk Nintendo Switch dan Nintendo Switch 2 setelah jeda hampir 11 tahun antara entri utama.
Pesan jujur itu memberikan wawasan baru tentang loyalitas Tsunku kepada Nintendo. Ia juga mengungkap tantangan yang dihadapinya saat menunggu seri itu kembali.
Loyalitas kepada Nintendo Lebih Utama dari Tawaran Lain
Dalam posting blognya, Tsunku menjelaskan bahwa ia tidak pernah yakin seri tersebut akan mendapatkan sekuel lain.
Pada satu titik, ia mengaku berpikir bahwa permainan ritme mungkin terlalu sulit untuk dipopulerkan.
Meskipun ragu, ia terus menerima pesan dari penggemar di seluruh dunia yang meminta permainan Rhythm Heaven baru.
Beberapa pemain yang tumbuh dengan entri Nintendo DS dan Wii bahkan mendekatinya dengan tawaran untuk membuat permainan ritme serupa di tempat lain.
Namun, Tsunku mengatakan ia secara konsisten menolak proposal tersebut. Ia tetap yakin Nintendo pada akhirnya akan melanjutkan seri itu.
>>> The First Descendant: 10 Pemain Diblokir, 378 Kena Sanksi dalam Razia Anti-Cheat
“Saya selalu percaya bahwa saya akan mendapat kesempatan untuk bekerja dengan Nintendo pada Rhythm Heaven berikutnya, jadi saya dengan sopan menolak tawaran semacam itu,” tulis Tsunku.
“Saya rasa itu adalah cara saya menunjukkan rasa terima kasih kepada Nintendo atas semua dukungan yang saya terima selama bertahun-tahun.”
Update Terbaru
Kejutan, Justin Hubner Masuk Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF
Jumat / 24-07-2026, 19:59 WIB
Kebakaran Hutan Meluas, Spanyol Umumkan Darurat Nasional
Jumat / 24-07-2026, 19:59 WIB
Waketum MUI Peringatkan Koruptor soal Azab dan Siksa Pedih Neraka
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Setelah 22 Tahun, Sandara Park Akhirnya Ciptakan Musik Sendiri
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
VW Sempat Kaji Mesin Bensin untuk ID. Buzz, Tapi Tak Muat
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Ketum MUI Usulkan Pembentukan Danantara Syariah Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Efek Juara Piala Dunia, Spanyol Ramai Diserbu Turis China
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Polri Buka Suara soal Pelibatan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
KPK Terima Surat Kejagung untuk Supervisi Kasus Febrie Adriansyah
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Media Vietnam Bantah Klaim Herdman soal Jumlah Pemain Naturalisasi
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Perang AS vs Iran 5 Bulan, Trump Makin Frustrasi
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Ekspansi Netflix ke Iklan dan Olahraga Langsung Dinilai Bisa Melemahkan Merek
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Bukan Cuma Soal Injeksi, Ini Rahasia di Balik Hasil Perawatan Estetika yang Terlihat Natural
Jumat / 24-07-2026, 19:42 WIB
Sule Bersyukur Adzam Dekat dengan Suami Baru Nathalie
Jumat / 24-07-2026, 19:39 WIB







