The First Descendant: 10 Pemain Diblokir, 378 Kena Sanksi dalam Razia Anti-Cheat
Nexon merilis laporan penegakan anti-cheat terbaru untuk The First Descendant. Sebanyak 10 pemain menerima larangan permanen dalam razia mingguan, sementara ratusan lainnya dikenai sanksi.
Laporan tersebut mencakup periode 17 hingga 23 Juli 2026 (PDT).
>>> The First Descendant: 10 Pemain Diblokir, 378 Lainnya Dihukum dalam Razia Anti-Cheat
Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pengembang untuk menjaga permainan yang adil di Steam, PlayStation, dan Xbox.
Razia terbaru menargetkan berbagai bentuk pelanggaran aturan. Termasuk penggunaan perangkat lunak tidak sah, penyalahgunaan sistem pembayaran game, dan aktivitas permainan yang mencurigakan.
Nexon juga mendorong pemain untuk terus melaporkan perilaku mengganggu melalui fitur pelaporan dalam game. Laporan komunitas dianggap penting dalam mengidentifikasi pelanggar.
Perusahaan menyatakan akan terus memantau aktivitas pemain dan mengambil tindakan sesuai kebijakan operasional. Tujuannya untuk memastikan lingkungan yang adil bagi semua Descendant.
Larangan Permanen dan Sanksi Matchmaking
Menurut pembaruan resmi, tujuh akun dilarang permanen karena membuat, mendistribusikan, atau menggunakan program tidak sah.
Tiga pemain lain diblokir permanen karena mengeksploitasi proses terkait Open Store The First Descendant, yang menghasilkan keuntungan tidak adil melalui sistem pembayaran.
>>> Pemotongan DBH dan Efisiensi, DKI Tak Mampu Renovasi 22 Sekolah
Razia juga menangani aktivitas permainan yang tidak biasa.
Nexon memberikan satu pemain pembatasan akses game selama 30 hari, sementara 377 pemain lainnya menerima sanksi matchmaking terpisah selama tiga hari setelah terdeteksi perilaku abnormal.
Dalam pengumumannya, Nexon menyatakan, "Kami memeriksa perilaku bermain yang kasar untuk memastikan semua Descendant dapat menikmati game dalam lingkungan yang menyenangkan."
Pengembang juga mendorong siapa pun yang menemukan perilaku mencurigakan untuk melaporkannya menggunakan alat pelaporan bawaan game.
Bagi pemain yang yakin telah dikenai sanksi secara tidak benar terkait eksploitasi Open Store, Nexon mengatakan mereka dapat mengajukan banding melalui sistem dukungan pelanggan resmi.
Mereka yang terkena klaim chargeback terkait pembayaran disarankan untuk menghubungi toko platform tempat transaksi dilakukan.
>>> Pemotongan DBH dan Efisiensi, DKI Tak Mampu Renovasi 22 Sekolah
Perusahaan menegaskan kembali komitmennya untuk melakukan penegakan aturan secara rutin demi memberikan pengalaman yang adil dan menyenangkan bagi seluruh komunitas The First Descendant.
Update Terbaru
Kejutan, Justin Hubner Masuk Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF
Jumat / 24-07-2026, 19:59 WIB
Kebakaran Hutan Meluas, Spanyol Umumkan Darurat Nasional
Jumat / 24-07-2026, 19:59 WIB
Waketum MUI Peringatkan Koruptor soal Azab dan Siksa Pedih Neraka
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Setelah 22 Tahun, Sandara Park Akhirnya Ciptakan Musik Sendiri
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
VW Sempat Kaji Mesin Bensin untuk ID. Buzz, Tapi Tak Muat
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Ketum MUI Usulkan Pembentukan Danantara Syariah Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Efek Juara Piala Dunia, Spanyol Ramai Diserbu Turis China
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Polri Buka Suara soal Pelibatan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
KPK Terima Surat Kejagung untuk Supervisi Kasus Febrie Adriansyah
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Media Vietnam Bantah Klaim Herdman soal Jumlah Pemain Naturalisasi
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Perang AS vs Iran 5 Bulan, Trump Makin Frustrasi
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Ekspansi Netflix ke Iklan dan Olahraga Langsung Dinilai Bisa Melemahkan Merek
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Bukan Cuma Soal Injeksi, Ini Rahasia di Balik Hasil Perawatan Estetika yang Terlihat Natural
Jumat / 24-07-2026, 19:42 WIB
Sule Bersyukur Adzam Dekat dengan Suami Baru Nathalie
Jumat / 24-07-2026, 19:39 WIB







