Shigeru Miyamoto, Representatif Direktur dan Fellow Nintendo, mengungkapkan bahwa kunci sukses perusahaan selama puluhan tahun adalah menciptakan game yang benar-benar menyenangkan, bukan sekadar mengikuti tren pasar.

Dalam wawancara terbaru dengan Famitsu, Miyamoto menjelaskan bahwa Nintendo tidak memulai proyek dengan bertanya apa yang sedang populer.

>>> Palworld Lapor Penjualan 30,5 Juta, Kalahkan Hampir Semua Gim Pokémon Utama

Sebaliknya, perusahaan fokus pada siapa yang akan memainkan game mereka.

"Alasan Nintendo mendapat dukungan global yang kuat adalah karena kami tidak mulai dengan bertanya: 'Apa yang sedang tren saat ini?'

Sebaliknya, kami fokus pada untuk siapa kami sebenarnya membuat ini," ujar Miyamoto.

Menghindari Kejar Tren dan Bicara Biaya

Miyamoto juga mengkritik industri yang terlalu menekankan metrik keuangan seperti depresiasi atau pengembalian biaya pengembangan. "Saya sangat tidak suka istilah seperti 'depresiasi' atau 'mengembalikan biaya'," katanya.

Menurutnya, membuat game semata-mata untuk meraih keuntungan jangka pendek berisiko menyia-nyiakan bakat dan kreativitas tim pengembang.

Pendekatan yang lebih baik adalah menghabiskan waktu untuk membuat produk terbaik, dan kesuksesan komersial akan mengikuti jika pemain menikmati pengalaman tersebut.

Kesenangan Gameplay Sebelum Kesuksesan Komersial

Miyamoto mengatakan filosofi desain Nintendo dimulai dengan memahami mengapa orang menikmati game, bukan melihat judul pesaing untuk inspirasi.

Meskipun perusahaan mungkin menganalisis genre populer, tujuannya bukan untuk meniru.

Ia mencontohkan Splatoon sebagai implementasi pendekatan ini.

>>> Paten Nintendo Terkait Gugatan Palworld Ditolak Lagi, Kantor Paten Jepang Beri Respons Tajam

Fondasi game tersebut tidak didasarkan pada game tembak-menembak yang ada, melainkan ide bersaing dengan menutupi wilayah menggunakan cat.

Dari konsep unik itu, Nintendo membangun salah satu waralaba blockbuster terbarunya.