Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membentuk tim investigasi dan inventarisasi untuk mencegah kasus bangunan sekolah rusak terulang.

Langkah ini diambil menyusul kejadian di SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09 yang roboh sejak dua tahun lalu.

>>> Bupati Badung Tanggapi Polemik Event Lari WNA di Canggu, Soroti Perizinan

"Tim investigasi dan inventarisasi adalah melihat, seperti saya tadi melihat dengan gampang saja, kan tahu bahwa persoalan yang sebenarnya kerangkanya itu tidak dipersiapkan secara proper pada waktu itu, di tahun 2011 dulu, dan itulah yang saya minta untuk tidak diulangi kembali," kata Pramono usai meninjau lokasi, Jumat (24/7).

Pramono menegaskan tim tersebut tidak akan diisi oleh unsur Dinas Pendidikan, melainkan oleh dinas terkait seperti Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) serta Dinas Bina Marga.

"Maka dengan demikian harus ada pengawas untuk itu, dan pengawasnya saya minta bukan dari Dinas Pendidikan. Dinas Pendidikan ini kan pemakainya.

Pengawasnya tentunya dari dinas yang lain yang terkait," ujarnya.

Pembangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Dimulai Tahun Ini

Pramono memastikan pembangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 akan dimulai tahun ini dengan anggaran Rp48,1 miliar.

Awalnya, Pemprov DKI merencanakan pembangunan 22 sekolah pada 2026. Namun akibat pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) dan efisiensi anggaran, hanya tujuh sekolah yang dianggarkan.

>>> Bupati Badung Tegaskan Pentingnya Perizinan Event Lari di Canggu

Pemprov kemudian menambah empat sekolah prioritas untuk segera dibangun, termasuk SDN Kebayoran Lama Selatan 09.

"Kemarin dalam rapat saya memutuskan ada empat yang saya minta untuk dibangun sekarang juga. Di antaranya adalah tempat ini.

Kenapa harus dibangun sekarang juga? Karena memang kondisinya sudah sangat memprihatinkan," kata Pramono.

Tiga sekolah lain yang diprioritaskan adalah SMA Negeri 102 Jakarta (Rp67,5 miliar), SDN Cempaka Putih Barat 03 (Rp48,4 miliar), serta SDN Papanggo 01 dan TK Negeri Papanggo 01 (Rp74,1 miliar).

Total anggaran untuk empat proyek tersebut mencapai sekitar Rp249 miliar.

"Di 4 ini yang kemudian kita akan memulai pembangunan pada saat ini. Besok akan dirapatkan kembali, akan ditunjuk tim teknisnya, siapa yang mengawasi, dan sebagainya.

>>> Cara Hapus Data Pribadi dari Pencarian Google

Karena saya tidak mau pembangunan yang diupayakan tidak gampang ini kemudian misalnya tidak dikerjakan secara sungguh-sungguh," ujar Pramono.