Nanik S Deyang Berpotensi Diperiksa Kejagung di Kasus Korupsi MBG
Kejaksaan Agung (Kejagung) membuka peluang memeriksa mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang dalam penyidikan dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna mengatakan pemeriksaan terhadap Nanik akan dilakukan jika keterangannya dibutuhkan penyidik untuk menguatkan pembuktian perkara.
>>> Nilai Investasi Alphabet di Anthropic Melonjak Jadi Rp2.223 Triliun
"Mungkin ke depan bisa saja (diperiksa) kalau memang keterangannya diperlukan untuk pembuktian," kata Anang kepada wartawan, Jumat (24/7/2026).
Meski demikian, Anang memastikan hingga saat ini belum ada jadwal pemeriksaan terhadap Nanik. Penyidik masih fokus pada pendalaman perkara dan pengembangan penyidikan terhadap para tersangka yang telah ditetapkan.
"Sementara, belum terjadwal," ujarnya.
Pernyataan itu menandakan mantan pimpinan BGN tersebut tidak tertutup kemungkinan dimintai keterangan apabila dinilai dapat membantu mengungkap dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program MBG.
Tujuh Tersangka dalam Kasus MBG
Hingga kini, Kejagung telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Tiga di antaranya merupakan mantan pejabat BGN, yakni Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung.
>>> Menguak Jejak Genetik Langka pada Populasi Terisolasi
Empat tersangka lainnya adalah Asep Yusuf Somantri yang disebut sebagai orang kepercayaan Sony Sonjaya, Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal Andri Mulyono selaku penyedia motor listrik BGN, Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Glory Harimas Sihombing, serta mantan Kepala Biro Hukum dan Humas BGN Lalu Muhammad Iwan Mahardan.
Dalam penyidikan, para tersangka diduga meloloskan yayasan yang terafiliasi sebagai mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi meskipun tidak memenuhi persyaratan.
Mereka juga diduga mengatur penentuan titik SPPG, melakukan mark up, serta mengadakan barang yang dinilai tidak diperlukan.
Kejaksaan Agung menyatakan proses penyidikan masih terus berlangsung.
>>> Pemprov DKI Siapkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Total Sekolah
Selain mendalami peran para pihak yang terlibat, penyidik juga masih menghitung besaran kerugian negara yang ditimbulkan dalam dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis.
Update Terbaru
Lee Junho Jadi Naga dalam Drama Fantasi Romantis Terbaru bersama Hong Hwayeon
Jumat / 24-07-2026, 22:05 WIB
Wali Kota New York Mamdani Terima Ancaman Pembunuhan karena Dukung Gaza
Jumat / 24-07-2026, 22:04 WIB
Hasil Piala AFF: Gol Dramatis Injury Time, Singapura Gebuk Kamboja 2-1
Jumat / 24-07-2026, 22:04 WIB
Genesis Masih Pertimbangkan Hadirkan Pickup Mewah, Tapi Pasar Masih Niche
Jumat / 24-07-2026, 22:00 WIB
Hasil AVC Cup: Hajar Filipina, Timnas Voli Indonesia ke Semifinal
Jumat / 24-07-2026, 21:59 WIB
DVI Identifikasi Satu Korban KM Nurul Salsal, Total 3 Jenazah Dikenali
Jumat / 24-07-2026, 21:59 WIB
Gubernur Kalteng Resmikan Huma Betang, Simbol Pelestarian Budaya Dayak
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Pesan Erick Thohir usai Bertemu Kiper Cape Verde Vozinha
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Pertamina Perkuat Fondasi HSSE untuk Jaga Bisnis dan Ketahanan Energi
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Prajurit TNI di Tangerang Gegara Antre Sate Taichan
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Pengembang Burgie's Cozy Kitchen: 99% Pemain Adalah Pembajak
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Open Beta Marvel Tokon: Fighting Souls Terganggu Gangguan PSN, Developer Selidiki
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Trailer Xenoblade Chronicles 2 Switch 2 Edition Tampilkan 4K, Blade Baru, dan Mode Merc Assault
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Age of Empires 3: Definitive Edition Hadirkan DLC Baltic Powers yang Sempat Dibatalkan
Jumat / 24-07-2026, 21:56 WIB







