Wali Kota New York, Zohran Mamdani, mengaku menerima ancaman pembunuhan karena dukungannya terhadap Jalur Gaza, Palestina.

Dalam wawancara dengan Rolling Stone, Mamdani mengatakan dirinya dan istri mendapat berbagai ancaman, termasuk ancaman pembunuhan, akibat menyuarakan keadilan untuk Gaza.

>>> Hasil Piala AFF: Gol Dramatis Injury Time, Singapura Gebuk Kamboja 2-1

"Sulit untuk mempersiapkan diri menghadapi ancaman pembunuhan, tapi ketika Anda siap untuk membela semua orang, akan ada konsekuensinya," ujar Mamdani seperti dikutip Middle East Monitor.

Mamdani mengungkapkan ancaman serupa sudah diterimanya saat masih menjabat sebagai anggota New York State Legislature.

Saat itu ia vokal mengkritik bantuan militer AS ke Israel dan menentang pembunuhan warga sipil Palestina.

>>> Hasil AVC Cup: Hajar Filipina, Timnas Voli Indonesia ke Semifinal

Menurut Mamdani, ancaman-ancaman itu dimulai sebelum ia menjadi wali kota dan berlanjut setelah resmi menjabat.

Belakangan, Mamdani menyedot perhatian karena menyerukan pemerintah federal AS menangkap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu jika menginjakkan kaki ke AS.

Ia menilai aksi keji Israel di Palestina pantas menyeret Netanyahu ke hadapan Mahkamah Pidana Internasional (ICC). Mamdani juga menegaskan Netanyahu tak akan diterima jika bertandang ke New York.

>>> DVI Identifikasi Satu Korban KM Nurul Salsal, Total 3 Jenazah Dikenali

Namun, Mamdani mengakui bahwa dirinya hanya bisa menolak kedatangan Netanyahu, bukan menangkapnya, karena kewenangan itu ada di tangan pemerintah federal.