Pakar nutrisi Herbalife, Dr. Krissy Ladner, membagikan strategi pengaturan pola makan bagi pemain sepak bola profesional. Tujuannya untuk menjaga performa fisik dan fokus selama 90 menit pertandingan.

Menurut Dr. Ladner, waktu konsumsi makanan jauh lebih penting daripada jenis suplemen atau makanan super.

>>> Silvio Baldini Siapkan Dua Pemain Muda Debut Lawan Yunani

Ia menyebut periode tiga setengah jam sebelum kick-off sebagai fase hitung mundur yang krusial.

"Fase itu menentukan bagaimana pemain akan merasa, berpikir, dan bergerak saat peluit dibunyikan," ujarnya.

Konsep Hard Performance Plate

Dr. Ladner menyusun menu pra-pertandingan berdasarkan konsep Hard Performance Plate. Komposisinya terdiri dari setengah porsi karbohidrat, seperempat buah dan sayur, serta seperempat protein rendah lemak.

Contoh menu yang dianjurkan adalah nasi atau pasta dengan ayam dan sayuran panggang, atau nasi dengan ikan panggang dan buah.

Asupan cairan juga penting, yaitu 16 hingga 32 ons.

Protein berfungsi memberikan rasa kenyang dan menunda lapar selama pertandingan.

>>> Matthew Baker Catat Rekor Debutan Termuda Timnas Indonesia

Satu jam sebelum laga, pemain disarankan mengonsumsi 30-60 gram karbohidrat sederhana yang mudah dicerna, seperti pisang atau minuman olahraga yang mengandung elektrolit.

Dr. Ladner mengingatkan agar pemain tidak mencoba makanan baru saat pertandingan. "Pilih makanan yang sudah familiar bagi tubuh.

Ini bukan waktu untuk bereksperimen," katanya.

Ia juga meluruskan mitos tentang kewajiban carb-loading besar-besaran pada malam sebelum laga. Menurutnya, untuk satu pertandingan 90 menit, hal itu tidak diperlukan.

"Jika mengikuti turnamen dengan beberapa pertandingan dalam sehari, situasinya berbeda. Namun untuk satu laga, periode hitung mundur sebelum pertandingan adalah yang terpenting.

>>> Alexander Zverev Juara French Open 2026, Taklukkan Flavio Cobolli

Konsumsi makanan konsisten setiap hari sudah cukup untuk menjaga cadangan karbohidrat," jelas Dr. Ladner.