Petenis Jerman Alexander Zverev akhirnya meraih gelar Grand Slam pertamanya.

Ia menundukkan wakil Italia Flavio Cobolli pada final French Open 2026 di Philippe-Chatrier, Minggu (7/6/2026) malam WIB.

>>> 910Nineten Race 2026: Lomba Lari dengan Misi Donasi di ICE BSD

Pertandingan pamungkas ini mempertemukan dua petenis yang sama-sama mengincar gelar major pertama.

Zverev memikul beban ekspektasi besar sebagai unggulan utama setelah Jannik Sinner tersingkir di awal turnamen dan Carlos Alcaraz absen karena cedera.

Laga berlangsung sengit dan harus diselesaikan dalam lima set. Zverev mengawali dengan dominan, unggul 6-1 pada set pembuka.

Cobolli kemudian bangkit merebut set kedua, namun Zverev langsung membalas dengan memenangi set ketiga.

>>> Atlus Resmi Umumkan Persona 6 di Xbox Games Showcase, Usung Tema Horor

Memasuki set keempat, performa Zverev goyah akibat kram.

Ia melakukan beberapa kesalahan ganda dan kehilangan poin kejuaraan, sehingga set ini jatuh ke tangan Cobolli melalui tie break.

Kemenangan akhirnya dipastikan Zverev pada set kelima dengan skor 6-1 setelah Cobolli mulai kehabisan stamina.

>>> Timnas Italia Andalkan Pemain Muda Hadapi Yunani di Heraklion

Keberhasilan di Roland Garros ini mengakhiri catatan buruk Zverev yang sebelumnya kalah dalam tiga final Grand Slam: US Open 2020, French Open 2024, dan Australia Open 2025.