Kuasa Hukum dr. Tifa Tantang Jokowi Buktikan Keaslian Ijazah di Pengadilan
Kuasa hukum Tifauzia Tyassuma atau dr. Tifa, Aziz Yanuar, menantang Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk membuktikan keaslian ijazahnya melalui pengadilan.
Menurut Aziz, klaim bahwa keaslian ijazah akan terbukti dalam perkara yang kini menjerat kliennya justru tidak tepat secara hukum.
>>> Pasar Otomotif Malaysia Bergairah, Penjualan Mobil Semester I Naik 3 Persen
Pernyataan itu disampaikan setelah Pengadilan Negeri Jakarta Timur mengabulkan eksepsi Dokter Tifa pada Kamis (24/7/2026).
Majelis hakim menyatakan surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum batal demi hukum, sehingga pemeriksaan pokok perkara tidak dapat dilanjutkan.
Berkas perkara pun dikembalikan kepada penuntut umum dan biaya perkara dibebankan kepada negara.
Aziz menilai perkara yang dihadapi Dokter Tifa tidak akan menjadi ruang untuk menguji keaslian ijazah Jokowi.
Sebab, menurutnya, perkara tersebut menyangkut dugaan fitnah, pencemaran nama baik, tindak pidana, serta pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), bukan mengenai keabsahan dokumen ijazah.
"Saya justru men-challenge beberapa kesempatan di stasiun televisi ketika saya face to face dengan pihak Pak Joko Widodo, mereka menyampaikan 'ini saatnya pembuktian', saya bilang secara hukum aja enggak mungkin," kata Aziz dalam wawancara On Focus Tribunnews, dikutip Jumat (24/7/2026).
Menurut Aziz, objek yang akan diperiksa dalam perkara tersebut adalah dugaan tindak pidana yang didakwakan, bukan dokumen ijazah Jokowi.
"Nanti yang jadi objek itu ketika diperiksa itu adalah apakah benar fitnah ini? Apakah ini benar ada undang-undang ITE yang dilanggarnya?
Bukan soal ijazahnya," ujarnya.
Karena itu, Aziz menegaskan apabila pihak Jokowi ingin membuktikan bahwa ijazah tersebut asli, pembuktian seharusnya dilakukan melalui proses peradilan yang secara langsung membahas persoalan tersebut.
Update Terbaru
Pemimpin BTS RM Bagikan Pelajaran Kepemimpinan yang Mengubah Perspektifnya
Jumat / 24-07-2026, 21:05 WIB
Ketum MUI Kecam Keras Praktik LGBTQ saat Buka Kongres Umat Islam Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 21:04 WIB
Hasil China Open: Fajar/Fikri Balas Dendam, Lolos ke Semifinal
Jumat / 24-07-2026, 21:04 WIB
Ford Recall 565.000 Bronco Akibat Risiko Kebakaran, Perbaikannya Cuma Lakban
Jumat / 24-07-2026, 21:00 WIB
Cara Beli Tiket Latihan Pestapora Makassar dan Dapat Promo BRImo
Jumat / 24-07-2026, 20:59 WIB
Operasi SAR KM Nurul Salsa Tenggelam di Laut Selayar Resmi Ditutup
Jumat / 24-07-2026, 20:59 WIB
Shin Tae Yong Sebut Sanksi 10 Tahun dari KFA Tidak Adil
Jumat / 24-07-2026, 20:57 WIB
Iran Peringatkan Warga Timur Tengah Jauhi Pasukan AS
Jumat / 24-07-2026, 20:57 WIB
Perta Arun Gas Dorong Indonesia Jadi Pemimpin Pasar Re-Ekspor LNG Dunia
Jumat / 24-07-2026, 20:57 WIB
Istri Pemilik Hanania Travel Jadi Tersangka Penipuan Umrah
Jumat / 24-07-2026, 20:57 WIB
Assassin’s Creed Black Flag Resynced Tembus 3,5 Juta Penjualan dalam Dua Minggu, Lampaui Target Tahunan Ubisoft
Jumat / 24-07-2026, 20:57 WIB
Rumor: Nintendo Siapkan Zelda-Themed Switch 2 untuk Rayakan 40 Tahun The Legend of Zelda
Jumat / 24-07-2026, 20:56 WIB
4 Alasan Kenapa Kucing Suka Mengikuti Pemiliknya ke Kamar Mandi
Jumat / 24-07-2026, 20:56 WIB
Misteri Bloodborne: Mantan Eksekutif PlayStation Juga Bingung Tak Ada Remaster PS5
Jumat / 24-07-2026, 20:56 WIB







