Pasar otomotif Malaysia menunjukkan kinerja positif pada paruh pertama 2026.

Asosiasi Otomotif Malaysia (MAA) melaporkan total industry volume (TIV) mencapai 385.353 unit, naik 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 373.636 unit.

>>> Berkah Libur Sekolah, KAI Logistik Kirim 1.425 Motor dari Yogyakarta

Kenaikan ini didorong oleh permintaan konsumen yang tinggi dan kondisi perekonomian nasional yang stabil.

Produksi kendaraan (TIP) juga meningkat 1,2 persen menjadi 356.946 unit dari sebelumnya 352.626 unit.

SUV dan Kendaraan Terelektrifikasi Jadi Motor Pertumbuhan

MAA mengungkapkan bahwa pertumbuhan TIV pada semester I 2026 ditopang oleh kuatnya permintaan terhadap kategori Sport Utility Vehicle (SUV) yang tumbuh 19 persen.

Lonjakan ini dipicu oleh peluncuran berbagai model baru, termasuk lini electric vehicle (EV) dari Proton.

>>> Sashfir dan Michelle Ziudith Jadi 'Woman of Speed' di Wardah Colour Circuit

Segmen kendaraan terelektrifikasi—mencakup BEV, HEV, PHEV, dan fuel cell—mencatatkan lonjakan paling signifikan sebesar 69 persen.

Faktor pendukung lainnya meliputi kepastian regulasi, kepercayaan konsumen, dan dukungan finansial dari agen pemegang merek.

Melihat capaian yang melebihi ekspektasi, MAA merevisi target TIV tahun 2026 dari 790.000 unit menjadi 800.000 unit.

>>> 7 Momen Prewedding Artis yang Libatkan Anak, dari Jennifer Coppen hingga Nathalie Holscher

Namun, angka ini masih di bawah realisasi penjualan tahun 2025 yang mencapai 820.752 unit.