Hampir satu dekade setelah perilisan aslinya, Bloodborne masih menjadi salah satu game PlayStation yang paling banyak diminta untuk mendapatkan remaster atau versi PC.

Bahkan mantan presiden Sony Interactive Entertainment Worldwide Studios, Shuhei Yoshida, mengaku tidak tahu mengapa game aksi RPG yang diakui ini belum menerima versi yang diperbarui.

>>> Presiden Sega Tegaskan Tidak Akan Tinggalkan Game Fisik Meski PlayStation Beralih ke Digital

Yoshida: 'Ini Misteri Total'

Berbicara dalam pidato utama di Computer Entertainment Developers Conference (CEDEC), Yoshida mengakui permintaan yang terus berlanjut untuk game tersebut dan mengatakan ia sering ditanya tentang masa depannya.

"Game ini memiliki banyak penggemar di seluruh dunia, dan masih belum memiliki versi PS5. Tim first-party PlayStation merilis banyak remaster, jadi mengapa mereka tidak merilis yang ini?

Tidak ada rilis PC," ujar Yoshida.

Ia menambahkan bahwa situasi ini merupakan "misteri total" dan berkata, "Mungkin mereka akan merilisnya di masa depan. Mungkin tidak.

>>> Merek Dagang Baru Kingdom Come Diduga Bocorkan Judul Kingdom Come Salvation

Mungkin mereka akan membuat edisi khusus. Mungkin tidak.

Sebagai penggemar berat, saya harap akan dirilis."

Dikembangkan oleh FromSoftware dan disutradarai Hidetaka Miyazaki, Bloodborne dirilis eksklusif untuk PlayStation 4 pada 2015 dan secara luas dianggap sebagai salah satu action RPG terbaik yang pernah dibuat.

Meskipun Sony telah membawa beberapa judul first-party ke PC dan merilis banyak remaster dalam beberapa tahun terakhir, Bloodborne belum mendapat perlakuan serupa.

>>> Wawancara: Sutradara dan Penulis Skenario Dr. STONE Kenang Perjalanan Anime

Dalam presentasinya, Yoshida juga berbicara tentang kariernya di PlayStation dan bercanda bahwa mendapatkan Platinum Trophy Bloodborne dan mengalahkan bos Watchdog of the Old Lords yang menantang secara langsung di atas panggung adalah salah satu momen gaming paling membanggakan baginya.