Kawasan Industri MNK Gunakan PLTS Modena, Emisi Turun 360 Ton per Tahun

Modena Energy meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di kawasan industri milik PT Multi Nitrotama Kimia (MNK) di Cikampek, Jawa Barat.
MNK merupakan anak perusahaan PT Ancora Indonesia Resources Tbk.
>>> Guru Les di Tangerang Jadi Tersangka Pelecehan, Korban Capai 29 Anak
PLTS Atap tersebut memiliki kapasitas 307,5 kWp dan diproyeksikan menghasilkan sekitar 400.000 kWh listrik setiap tahun.
Pemanfaatan energi surya ini diperkirakan mampu mengurangi emisi karbon hingga 360.000 kg CO₂ per tahun.
Dorong Energi Bersih di Sektor Industri
Head of Modena Energy, Agiya Fersya, mengatakan kolaborasi dengan MNK menjadi langkah perusahaan dalam mendorong pemanfaatan energi surya di sektor industri.
"Semakin banyak pelaku industri mulai beralih ke PLTS karena tidak hanya memperkuat komitmen keberlanjutan, tetapi juga memberikan efisiensi biaya operasional dalam jangka panjang serta mendukung pasokan energi yang lebih stabil," katanya dalam keterangan pers.
Sistem PLTS Atap yang digunakan mengadopsi skema on-grid atau terhubung langsung dengan jaringan listrik PLN.
Energi surya digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik pada siang hari, sedangkan pasokan dari PLN tetap tersedia saat dibutuhkan.
Skema tersebut memungkinkan perusahaan mengurangi konsumsi listrik dari jaringan utama tanpa mengganggu operasional fasilitas industri.
General Manager Manufacture MNK, Susilo Yuwono, mengatakan proyek tersebut menjadi langkah awal Ancora untuk memperluas penggunaan energi terbarukan di seluruh lini bisnisnya.
>>> Kisah Veronika Gabung PNM Mekaar, Menolak Menyerah demi Anak
Menurutnya, penggunaan PLTS Atap tidak hanya mendukung target net zero emission, tetapi juga dapat meningkatkan efisiensi energi dan menekan biaya listrik operasional.
"Kami berharap inisiatif ini tidak hanya memperkuat daya saing perusahaan, tetapi juga menjadi fondasi bagi implementasi solusi energi bersih di seluruh unit usaha Ancora," jelas Susilo.
Update Terbaru
Cara agar Otak Menua dengan Sehat Menurut Ahli Neurologi, Bukan Diet
Jumat / 24-07-2026, 23:00 WIB
Piala AFF 2026: Pembuktian Nadeo Argawinata sebagai Kiper Utama Timnas Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Lee Min-ho Kembali Jadi Aktor Korea Terfavorit di Mata Penggemar Global
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Penumpang Alphard Penerobos Pelican Crossing HI Ternyata Anggota Polda Jabar
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Persija Hormati Sanksi KFA untuk Shin Tae Yong, Belum Ambil Sikap
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Hasil Piala AFF: Vietnam ke Puncak usai Bantai Timor Leste 7-0
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Speedboat Bawa 11 Wisatawan Asing Hilang Kontak di Perairan Gorontalo
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Fallout Co-Creator: Morrowind di Xbox Ubah Standar RPG Konsol
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Facebook Luncurkan Lencana 'Facebook Verified' Gratis untuk Lawan AI Palsu
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Game Freak Bawa Interaksi Anjing ke Level Baru di Beast of Reincarnation
Jumat / 24-07-2026, 22:44 WIB
Bos Amazon Games: Harga Konsol dan Steam Machine di Atas $1.000 Dorong Minat ke Cloud Gaming
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Video Promo Film Anime The Ribbon Hero Soroti Ikatan Pine dan Safir
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Jensen Huang Posting Pertama di X, Dukung Model AI Terbuka
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB







