Mengebut Saat Berkendara Tidak Efisien, Malah Bikin Boros BBM
Banyak pengendara mengira memacu kendaraan lebih cepat dapat menghemat waktu perjalanan. Namun, penelitian terbaru justru menemukan kebiasaan mengebut membawa konsekuensi negatif.
Konsumsi bahan bakar meningkat dan emisi gas rumah kaca bertambah, sementara waktu yang dihemat ternyata sangat kecil.
>>> Xiaomi Power Bank 5i 20000mAh 67W dengan Kabel USB-C Bawaan Meluncur di India 23 Juli
Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Communications Sustainability mengungkapkan bahwa berkendara melebihi batas kecepatan hanya memangkas waktu perjalanan dalam hitungan detik.
Sebaliknya, kebiasaan tersebut membuat kendaraan bekerja lebih keras dan menghasilkan emisi lebih besar yang berkontribusi terhadap pemanasan global.
Hemat Waktu Kurang dari Satu Menit
Penelitian yang dilakukan tim dari Universitas Minnesota menganalisis sekitar 120 juta perjalanan kendaraan di seluruh Amerika Serikat selama empat hari pada 2021.
Data yang digunakan mencakup informasi perjalanan kendaraan, batas kecepatan jalan, karakteristik wilayah, hingga data ketinggian dari Survei Geologi Amerika Serikat.
Hasilnya, lebih dari 43 persen perjalanan yang diamati menunjukkan setidaknya satu kali pelanggaran batas kecepatan. Hampir 12 persen dari total waktu berkendara dihabiskan dengan kecepatan melebihi aturan.
Para peneliti menemukan bahwa pengemudi yang menempuh perjalanan rata-rata 28,6 mil atau sekitar 46 kilometer per hari hanya kehilangan waktu sekitar 54 detik jika berkendara sesuai batas kecepatan.
>>> 5 Rekomendasi Bedak Gatal yang Manjur di Apotek, Harga Mulai Rp10 Ribuan
Artinya, untuk menghemat waktu kurang dari satu menit, pengemudi harus meningkatkan kecepatan secara signifikan dengan konsekuensi penggunaan bahan bakar yang lebih besar.
“Kalau tujuannya mengurangi waktu tempuh satu menit, Anda harus mengemudi dengan cepat.
Namun, jika tujuannya sampai dengan aman dan menghemat bahan bakar, Anda bisa mengemudi lebih lambat dari batas kecepatan,” ujar Profesor Teknik Mesin Universitas Minnesota sekaligus penulis penelitian, William Northrop.
Menurut penelitian tersebut, berkendara dengan kecepatan lebih rendah juga memberikan manfaat bagi kendaraan listrik (EV).
Dalam simulasi yang dilakukan menggunakan kondisi California, Amerika Serikat, pengemudian dengan kecepatan lebih rendah terbukti meningkatkan efisiensi energi kendaraan listrik.
>>> 6 Sunscreen untuk Kulit Berminyak dengan Tekstur Ringan dan Matte Finish
“Kami menemukan bahwa mengemudi lebih lambat juga bermanfaat bagi kendaraan listrik,” kata Northrop.
Update Terbaru
Apa Pekerjaan Kevin Indiwan? Sosok yang Resmi Menikah dengan Winona Araminta TikToker Asal Banyuwangi
Selasa / 21-07-2026, 12:55 WIB
Heboh! Eriska Nakesya Unggah Foto Maternity, Netizen Syok: Tiba-Tiba Cerai, Tiba-Tiba Hamil Tanpa Kabar Menikah!
Selasa / 21-07-2026, 12:54 WIB
Profil Matty Healy Vokalis Band The 1975 yang Resmi Menikah dengan Gabbriette: Umur, Agama dan Akun IG
Selasa / 21-07-2026, 12:53 WIB
Trailer Avengers: Doomsday Resmi Rilis! Chris Evans Kembali, Superhero MCU Bersatu Hadapi Doctor Doom
Selasa / 21-07-2026, 12:51 WIB
Belgia Gagal di Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Tinggalkan Timnas
Selasa / 21-07-2026, 12:48 WIB
Aston Villa Resmi Datangkan Joao Gomes, Debut Lawan Indonesia All Stars?
Selasa / 21-07-2026, 12:48 WIB
Seoul Grand Park Sambut Kelahiran Panda Merah Hasil Penangkaran Alami Pertama di Korea
Selasa / 21-07-2026, 12:43 WIB
IU Tempuh Jalur Hukum di AS untuk Ungkap Identitas Penyebar Hoaks
Selasa / 21-07-2026, 12:43 WIB
Harga Emas Antam Turun Rp9.000 Jadi Rp2,601 Juta per Gram
Selasa / 21-07-2026, 12:43 WIB
Kata Pemain Argentina usai Gagal Juara Piala Dunia: Sakit dan Sakit
Selasa / 21-07-2026, 12:42 WIB
Messi Tak Ikut Pulang, Ribuan Suporter Sambut Timnas Argentina bak Pahlawan
Selasa / 21-07-2026, 12:42 WIB
Heboh Poster Wisuda Roy Suryo, Benarkah Tanpa Ujian?
Selasa / 21-07-2026, 12:42 WIB
ESDM Targetkan Investasi Hidrogen Rp32 Triliun dari 93 Proyek
Selasa / 21-07-2026, 12:42 WIB
DPR Minta Pemerintah Cari Penyebab 8.000 WNI Lepas Kewarganegaraan, Bukan Naikkan Tarif
Selasa / 21-07-2026, 12:42 WIB







