Ortu Wajib Tahu, Ini 5 Cara Membuat Anak Tidak Kecanduan Gadget
Aturan tersebut bisa meliputi waktu yang diperbolehkan bermain gadget, batas durasi penggunaan setiap hari, area bebas gadget seperti kamar tidur dan meja makan, aturan keamanan dan privasi di internet, serta keseimbangan antara waktu bermain ponsel dengan aktivitas fisik.
Aturan tidak perlu terlalu kaku.
Anak mungkin sesekali melanggar, tetapi orang tua perlu memberikan konsekuensi yang masuk akal dan penghargaan ketika anak mampu mengikuti aturan.
2. Jangan takut membiarkan anak merasa bosan.
>>> Kontroversi Enam Tuan Rumah Piala Dunia 2030
Banyak orang tua langsung memberikan gadget saat anak mulai bosan. Padahal, rasa bosan dapat memberikan manfaat bagi tumbuh kembang anak.
Saat merasa bosan, anak cenderung mengembangkan imajinasi, menemukan ide-ide baru, dan belajar mencari hiburan sendiri tanpa bergantung pada gadget.
Dari momen inilah kreativitas anak dapat berkembang.
3. Jadilah contoh yang baik.
Anak belajar dari kebiasaan orang tuanya. Bila orang tua terlalu sering bermain ponsel, anak akan menganggap hal tersebut wajar.
Beberapa contoh penggunaan gadget yang sehat di rumah misalnya tidak bermain ponsel saat makan bersama, menyimpan gadget ketika berbicara dengan anak, dan menetapkan waktu bebas layar untuk seluruh anggota keluarga.
4. Dorong anak memiliki aktivitas di luar layar.
Banyak anak yang kecanduan gadget mengaku tidak memiliki kegiatan lain selain bermain gim atau menonton video. Orang tua perlu mengenalkan berbagai aktivitas menyenangkan di luar layar.
Contoh aktivitas fisik yang bermanfaat bagi anak antara lain berolahraga, bermain di luar rumah bersama teman, menggambar atau mewarnai, membaca buku, dan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.
5. Kurangi penggunaan gadget secara bertahap.
Sebagian orang tua memilih melarang anak menggunakan gadget secara mendadak. Cara ini justru sering menimbulkan penolakan dan membuat anak semakin sulit lepas dari perangkat digital.
Pendekatan yang lebih efektif adalah mengurangi waktu layar secara perlahan. Misalnya, dimulai dengan mengurangi durasi bermain gadget setiap minggu sembari menambah aktivitas anak di luar rumah.
Dalam beberapa kondisi, penghentian sementara memang diperlukan agar anak dapat beristirahat dari paparan layar.
Setelah itu, penggunaan gadget dapat diperkenalkan kembali dengan batasan yang sehat dan sesuai usia anak.
>>> AS Restui Saudi soal Pengayaan Uranium, Bisakah Jadi Senjata Nuklir?
Itulah beberapa cara membuat anak tidak kecanduan gadget. Orang tua bisa memulainya dari cara yang paling sederhana, yakni memberikan contoh yang baik pada si kecil.
Update Terbaru
Pengadilan Yunani Larang Airbnb di Apartemen, Tapi Tak Berlaku Umum
Kamis / 23-07-2026, 14:36 WIB
Pakar Unair: Pola Asuh Tak Cukup Sekadar Membatasi Gawai
Kamis / 23-07-2026, 14:36 WIB
Pemkot Surabaya Perkuat Pengamanan TPA Benowo Pascakebakaran
Kamis / 23-07-2026, 14:36 WIB
Promo Tambah Daya PLN Juli 2026: Diskon 50% dan Cara Klaim
Kamis / 23-07-2026, 14:35 WIB
Belum Pernah Terima Bansos? Ini Cara Ajukan Diri Lewat HP atau Kantor Kelurahan
Kamis / 23-07-2026, 14:35 WIB
Comeback Spektakuler Lee Dong Wook! Ini 6 Biodata Pemain A Shop for Killers Season 2 yang Siap Bikin Adrenalin Terpacu
Kamis / 23-07-2026, 14:34 WIB
Produk Kecantikan untuk Tampil Glamor di Layar Kaca
Kamis / 23-07-2026, 14:32 WIB
Macam-Macam Kekerasan Seksual: Tak Selalu Kontak Fisik
Kamis / 23-07-2026, 14:32 WIB
Indonesia Resmi Beli 12 Pesawat Tempur Leonardo M-346 F dari Italia
Kamis / 23-07-2026, 14:31 WIB
Model OnlyFans Jerman Incar Peran Yamato di Serial Live Action One Piece
Kamis / 23-07-2026, 14:29 WIB
Legenda Timnas Indonesia M Basri Meninggal Dunia di Usia 83 Tahun
Kamis / 23-07-2026, 14:28 WIB
Pelatih Persib Beri Peringatan Tegas untuk Mariano Peralta: Jangan Beraksi Sendirian
Kamis / 23-07-2026, 14:28 WIB
Komisi X DPR Akui Tak Tahu soal Universitas RI Bentukan Prabowo
Kamis / 23-07-2026, 14:28 WIB
Jordi Amat Bersemangat Bawa Timnas Indonesia Kalahkan Kamboja di Piala AFF 2026
Kamis / 23-07-2026, 14:28 WIB







