Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat sistem pengamanan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo menyusul kebakaran pada Minggu (19/7/2026) malam.

Langkah ini diambil setelah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya menggelar evaluasi bersama PT Sumber Organik (SO), pengelola TPA Benowo.

>>> Promo Tambah Daya PLN Juli 2026: Diskon 50% dan Cara Klaim

Kepala DLH Kota Surabaya M. Fikser mengatakan evaluasi operasional TPA rutin dilakukan setiap tiga bulan.

Kali ini fokus pada penguatan mitigasi risiko.

"Selama ini evaluasi rutin terus kami lakukan bersama PT Sumber Organik. Operasional TPA berjalan sesuai prosedur dan tidak ada kendala.

Namun, kejadian kemarin menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pengamanan," kata Fikser, Kamis (23/7/2026).

>>> Belum Pernah Terima Bansos? Ini Cara Ajukan Diri Lewat HP atau Kantor Kelurahan

Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah menambah personel pengamanan di area luar TPA, terutama saat ada kegiatan besar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang berdekatan.

DLH juga berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya untuk menambah armada pemadam di sekitar akses GBT dan TPA Benowo.

Fikser memastikan penanganan kebakaran dilakukan hingga seluruh titik api padam. Setelah aman, aktivitas pengangkutan sampah dari TPS ke TPA Benowo kembali normal.

Ia menegaskan operasional TPA Benowo selama ini berjalan sesuai SOP yang disepakati bersama Pemkot Surabaya dan PT Sumber Organik.

>>> Comeback Spektakuler Lee Dong Wook! Ini 6 Biodata Pemain A Shop for Killers Season 2 yang Siap Bikin Adrenalin Terpacu

Evaluasi pascakebakaran difokuskan pada penguatan pengamanan dan koordinasi.