Tapi waktu cek darah, dokter bilang darah saya kental karena kurang minum dan kurang mengganti elektrolit," kata Brian Bildt, Founder Primafit sekaligus life coach.

Menurutnya, banyak orang rajin berolahraga tetapi lupa memenuhi kebutuhan cairan dan elektrolit setelah berkeringat. "Yang berbahaya dalam dunia olahraga adalah dehidrasi.

Kalau hanya minum air putih, maaf, tidak cukup. Harus dibantu elektrolit yang mengandung magnesium, potassium, dan sodium," jelasnya.

Air putih tetap menjadi pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan cairan sehari-hari.

Namun, ketika tubuh kehilangan banyak keringat akibat aktivitas fisik dengan intensitas tinggi, minuman isotonik dapat membantu mengganti elektrolit yang ikut hilang.

"Mungkin air putih cukup untuk menghilangkan haus.

Tapi untuk mengganti elektrolit yang hilang karena keringat, kebutuhannya berbeda," ujar Satrio Legowo, Head of Marketing Operations Coca-Cola Europacific Partners Indonesia.

Ia menambahkan, aktivitas ringan seperti berjalan kaki atau mobilitas harian mungkin hanya membutuhkan penggantian cairan dan elektrolit dalam jumlah lebih sedikit.

Sementara olahraga dengan intensitas tinggi memerlukan asupan elektrolit yang lebih besar untuk membantu menjaga performa dan pemulihan tubuh.

>>> Drama Rumah Tangga di Denpasar: Istri Dipolisikan Suami Usai Melahirkan, Keluarga Sebut Keputusan Medis Darurat Diabaikan

Menjaga kecukupan cairan setiap hari, tidur yang cukup, serta asupan nutrisi yang seimbang tetap menjadi fondasi utama agar tubuh siap menghadapi aktivitas fisik.