Diam Bukan Berarti Kalah: Strategi Dokter Tifa Hadapi Framing 'Penyelamat Jokowi'
Terdakwa kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo, Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa, buka suara terkait tuduhan bahwa eksepsi yang diajukannya merupakan bagian dari skenario penyelamatan Jokowi.
Tuduhan itu sebelumnya dilontarkan Advokat Ahmad Khozinudin.
>>> WTO Menangkan Sebagian Gugatan Indonesia atas Bea Masuk Uni Eropa
Ia menilai eksepsi Tifa dan praperadilan Roy Suryo bisa menjadi skenario ideal bagi Jokowi untuk lolos dari polemik ijazah.
Menurut Tifa, tuduhan tersebut hanyalah cocokologi dengan menghubungkan titik-titik yang tidak relevan, bukan berdasarkan metodologi hukum yang jelas.
"Waduh. Itu kan sebuah, apa ya, spekulasi yang terlalu jauh.
Jadi ibarat kata, itu kalau saya tuh cara berpikir saya kan connecting the dots ya.
Jadi ada dot, ada dot, ada dot — ada dot antara apa yang kita lakukan ya, kemudian apa yang terjadi secara hukum sesuai dengan hukum yang ansikh ya.
Dan kemudian apa yang kemudian diframing atau spekulasi sebagai menyelamatkan Jokowi itu, dot-nya terlalu jauh," ungkap Tifa dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, dikutip Rabu (15/7).
Ia menambahkan, tuduhan itu ibarat menghubungkan bumi dengan Jupiter. "Ibarat kata kita ada di bumi, itu ada di Jupiter sana gitu.
Jadi enggak nyambung, tapi disambung-sambungin. Cocokologi, sama sekali tidak metodologis," jelasnya.
Tifa menegaskan, framing semacam itu tidak perlu diberi panggung. "Jadi yang kayak gitu-gitu tuh enggak usah didengerin.
>>> Xiaomi Mulai Luncurkan HyperOS 3.3 Berbasis Android 17
Kalau kita enggak kasih panggung terhadap apa, framing-framing yang seperti itu, sehari dua hari sudah hilang kok," tandasnya.
Khozinudin: Eksepsi Tifa Bisa Gugurkan Dakwaan
Sebelumnya, Ahmad Khozinudin menilai jika eksepsi Tifa dikabulkan hakim, maka dakwaan otomatis gugur dan perkara tidak masuk tahap pembuktian.
Update Terbaru
Kelembaban Monsun Tingkatkan Risiko Banjir Bandang di AS Barat
Rabu / 15-07-2026, 14:45 WIB
Israel Makin 'Tercekik' Kekurangan Pasukan Cadangan hingga Tank Perang
Rabu / 15-07-2026, 14:45 WIB
Hasil Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz: XLSmart dan Telkomsel Menang
Rabu / 15-07-2026, 14:45 WIB
7 Aplikasi Terbukti Membayar untuk Hasilkan Saldo Dana Gratis di 2026
Rabu / 15-07-2026, 14:43 WIB
Perlengkapan dan Suplemen Olahraga dari Bintang Favorit Anda
Rabu / 15-07-2026, 14:42 WIB
Deschamps Ngeluh Soal Wasit, Luis de la Fuente Beri Balasan Menohok
Rabu / 15-07-2026, 14:42 WIB
De la Fuente usai Spanyol ke Final Piala Dunia: Semangat 2010 Kembali
Rabu / 15-07-2026, 14:42 WIB
Pendaftaran Magang Nasional Angkatan II Batch I 2026 Dibuka 16 Juli
Rabu / 15-07-2026, 14:42 WIB
Komnas Perempuan Kritik Kebijakan Pengendalian Penduduk yang Sasar Perempuan
Rabu / 15-07-2026, 14:42 WIB
Pusat Nuklir Iran yang Dibidik Trump: Hasil Kerja Sama Rusia-China
Rabu / 15-07-2026, 14:42 WIB
Kyohei Yoshino Ungkap Alasan Antusias Gabung Persija: The Jakmania Jadi Daya Tarik Besar
Rabu / 15-07-2026, 14:40 WIB
John Herdman Cari 23 Pemain Pendobrak di Timnas Indonesia
Rabu / 15-07-2026, 14:40 WIB
Balita Korban Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi Masih Koma, Dirawat di PICU
Rabu / 15-07-2026, 14:40 WIB
Sunmi Rilis Single Musim Hujan 'Forever July'
Rabu / 15-07-2026, 14:35 WIB







