Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente memberikan respons tajam terhadap kritik yang dilontarkan pelatih Prancis Didier Deschamps.

Deschamps sebelumnya mempertanyakan keputusan FIFA menunjuk Ivan Barton sebagai wasit semifinal Piala Dunia setelah Prancis kalah dari Spanyol.

>>> De la Fuente usai Spanyol ke Final Piala Dunia: Semangat 2010 Kembali

Menurut De la Fuente, setiap pelatih memiliki kecenderungan mencari penyebab kekalahan saat hasil pertandingan tidak sesuai harapan. Ia mengaku juga pernah mengalami masa-masa sulit dengan keputusan wasit.

"Ketika keadaan tidak berjalan sesuai keinginan, selalu ada alasan yang bisa dicari. Saya sendiri juga pernah mengalaminya," ujar De la Fuente, Rabu (15/7/2026).

Pelatih Spanyol itu mencontohkan pengalaman timnya saat menghadapi Uruguay. Menurutnya, wasit memberikan terlalu banyak kelonggaran sehingga pertandingan berlangsung lebih keras.

"Hal itu mengingatkan saya pada pertandingan melawan Uruguay. Saya pikir kelonggaran yang diberikan wasit berpengaruh terhadap jalannya pertandingan.

>>> Pendaftaran Magang Nasional Angkatan II Batch I 2026 Dibuka 16 Juli

Pertandingan harus dikendalikan agar tidak lepas dari kendali," katanya.

Meski demikian, De la Fuente menegaskan bahwa kedua tim sama-sama mengalami keputusan wasit yang merugikan. Ia menilai tidak tepat jika hanya satu tim yang merasa dirugikan.

"Kalau memang ada keputusan yang diperdebatkan, saya rasa kedua tim sama-sama mengalaminya. Kami juga melihat sebuah gol dibatalkan dan ada beberapa situasi offside yang sangat tipis," jelasnya.

De la Fuente menambahkan bahwa dirinya tidak ingin terlalu fokus membahas kepemimpinan wasit setelah pertandingan. Ia berharap semua elemen sepak bola, termasuk wasit dan VAR, terus meningkatkan kualitas.

>>> Komnas Perempuan Kritik Kebijakan Pengendalian Penduduk yang Sasar Perempuan

"Saat ini saya tidak ingin memikirkan wasit. Yang saya harapkan adalah semua pihak dapat terus berkembang dan menjadi lebih baik setiap hari," pungkasnya.