Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps meluapkan kekesalannya terhadap keputusan FIFA menunjuk wasit Ivan Barton untuk memimpin laga semifinal Piala Dunia 2026.

Prancis harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 2-0 dan gagal melaju ke final.

>>> BPDP Siap Dukung Subsidi Solar Rp15 Ribu untuk Kapal Nelayan

Gol Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro memastikan kemenangan Spanyol. Tim Matador kini bersiap menghadapi pemenang antara Inggris dan Argentina di partai puncak.

Dalam konferensi pers usai pertandingan, Deschamps menyoroti keputusan Barton yang memberikan penalti kepada Spanyol pada babak pertama.

Wasit asal El Salvador itu menilai Lucas Digne melanggar Lamine Yamal saat berusaha menghalau bola.

"Jelas ada banyak kekecewaan.

Para pemain sangat terpukul karena kami memiliki ambisi yang tinggi," ujar Deschamps melansir Mirror, Rabu (15/7/2026).

Meski kecewa, Deschamps mengakui Spanyol tampil lebih baik secara teknis.

"Kami harus realistis dan mengakui bahwa hari ini kami berada satu langkah di bawah secara teknis melawan tim yang tahu apa yang mereka lakukan.

Ini terutama kesalahan kami," katanya.

Deschamps kemudian kembali menyinggung kepemimpinan wasit tanpa secara langsung menyalahkan hasil pertandingan. "Saya hanya mengajukan satu pertanyaan: apakah wasit cukup baik untuk memimpin semifinal Piala Dunia?

Saya tidak akan menjawabnya.

>>> Media Prancis Beri Nilai 2 untuk Digne dan Olise usai Dihajar Spanyol

Saya juga tidak mengatakan ini karena kami kalah hari ini, tetapi ada beberapa situasi yang menurut saya tidak menguntungkan kami," ujarnya.

Mantan kapten timnas Prancis itu menegaskan bahwa kritiknya bukan semata-mata karena keputusan penalti. "Saya tidak ingin terdengar seperti orang yang mengeluh.

Apakah wasit memenuhi standar untuk memimpin semifinal Piala Dunia? Biarkan publik yang menilai.