SpaceX bersiap meluncurkan uji terbang ke-13 roket Starship dari Starbase, Texas, pada Kamis, 16 Juli 2026, sekitar pukul 18.45 EDT.

Misi ini merupakan penerbangan kedua dari desain Starship Versi 3 yang lebih besar dan lebih kuat.

>>> Gelombang Panas Ekstrem Hancurkan Rekor Suhu Berusia Seabad di AS Barat

Pada uji coba sebelumnya di bulan Mei, pendorong Super Heavy mengalami kerusakan akibat panas saat pemisahan dan akhirnya hilang.

Saham SpaceX Tertekan, Evercore Beri Sinyal Positif

Saham Space Exploration Technologies Corp.

(SPCX) telah turun lebih dari 37% sejak debut publik pada 12 Juni, dari puncak $225,64 menjadi $139,14 baru-baru ini.

Sentimen ritel di Stocktwits pun cenderung bearish.

Meskipun demikian, Evercore ISI memulai cakupan terhadap SpaceX pada Selasa dengan peringkat "Outperform" dan target harga $230, yang merepresentasikan potensi kenaikan 62% hingga 65% dari level penutupan terbaru.

Analis Evercore Kutgun Maral menyoroti roda gila komersial terintegrasi perusahaan, yang menghubungkan dominasi peluncuran berat berbiaya rendah dengan waralaba internet satelit Starlink yang terus berkembang dan infrastruktur kecerdasan buatan orbital baru.

Menurut Maral, SpaceX adalah mesin vertikal terintegrasi yang mengubah peluncuran murah dan dapat digunakan kembali menjadi monopoli akses ke orbit, kemudian menggunakan keunggulan itu untuk membangun Starlink menjadi waralaba konektivitas yang menghasilkan uang tunai.

Perusahaan keuangan itu memodelkan pendapatan dan EBITDA perusahaan tumbuh masing-masing 106% dan 157% hingga 2028, dengan margin operasi melebar drastis menjadi 69% dalam periode yang sama.

>>> Disneyland Naikkan Harga Makanan di Seluruh Resor California

Maral menambahkan bahwa pertumbuhan dapat berakselerasi, bukan memudar, seiring berjalannya dekade ini.