Pemerintah Bagikan SHM Gratis untuk MBR, Ini 3 Kategori Penerima dan Cara Mengajukannya
Pemerintah resmi meluncurkan program sertifikasi tanah gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Program ini menargetkan penerbitan 1 juta Sertifikat Hak Milik (SHM) tanpa biaya pada 2026.
Program tersebut merupakan kerja sama antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
>>> Trump Siapkan Langkah Lumpuhkan ICC, Sebut Mahkamah Internasional Ancaman bagi AS
Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan penerbitan 8 juta sertifikat hingga 2028.
Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan program ini bertujuan membantu MBR memperoleh kepastian hukum atas kepemilikan rumah.
"Kolaborasi kita adalah sertifikasi gratis bagi MBR masyarakat berpenghasilan rendah," ujarnya di Kementerian ATR/BPN, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026).
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menjelaskan program ini bernama Sertifikasi Sektor Perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Pada tahap awal tahun ini, pemerintah menargetkan penerbitan 1 juta sertifikat.
Menurut Nusron, masih banyak rumah yang belum bersertifikat, termasuk rumah dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
"Jumlahnya dari tahun 2015 sampai tahun 2024, selama 10 tahun, yang sudah menerima (BSPS) itu ada sekitar 1,4 juta rumah.
Dari 1,4 juta rumah itu, setelah kita verifikasi, data yang belum bersertifikat ada 1,1 juta rumah," katanya.
Tiga Kategori Penerima
Pemerintah menetapkan tiga kelompok masyarakat yang dapat mengikuti program sertifikasi tanah gratis.
>>> Indonesia Tambah 6 Negara Bebas Visa, Turki hingga Brasil Masuk Daftar Baru
Kelompok pertama adalah penerima program bedah rumah, termasuk penerima BSPS maupun bantuan perumahan dari Kementerian PKP, Kementerian Sosial, dan Kementerian Kesehatan.
Kelompok kedua adalah penerima Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Program ini berlaku untuk rumah dengan status Hak Guna Bangunan (HGB) individu yang telah dipecah dari HGB induk milik pengembang.
Update Terbaru
Jadwal Bioskop Trans TV 16 - 19 Juli 2026
Rabu / 15-07-2026, 10:11 WIB
4 Buah Terbaik Turunkan Risiko Sakit Jantung Menurut Ahli Kardiologi
Rabu / 15-07-2026, 10:10 WIB
6 Juta Orang Teken Petisi Usir Argentina dari Piala Dunia
Rabu / 15-07-2026, 10:10 WIB
Christopher Nolan Ungkap Pemain Muntah saat Syuting The Odyssey
Rabu / 15-07-2026, 10:09 WIB
NVIDIA GeForce NOW Resmi Diluncurkan di India, Tawarkan Cloud Gaming Bertenaga RTX 5080
Rabu / 15-07-2026, 10:08 WIB
Samsung Resmi Kenalkan Flex Titanium untuk Galaxy Foldable Generasi Baru
Rabu / 15-07-2026, 10:08 WIB
Sering Ngantuk saat Kerja? Coba 9 Tips Ini agar Tetap Fokus tanpa Harus Minum Kopi
Rabu / 15-07-2026, 10:07 WIB
BYD Catat Distribusi 23.257 Unit Sepanjang Semester I 2026, Atto 1 Jadi Andalan
Rabu / 15-07-2026, 10:07 WIB
Iran Ancam Tutup Selat Hormuz Jika Terus Diserang AS
Rabu / 15-07-2026, 10:07 WIB
Dibujuk di Lorong Polda: Pengakuan dr. Tifa soal Tawaran Damai ke Solo
Rabu / 15-07-2026, 10:07 WIB
Trump Ancam Serang Infrastruktur Iran: Pembangkit Listrik dan Jembatan Jadi Target
Rabu / 15-07-2026, 10:07 WIB
Desakan Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus Menguat, KPK: Masih Dini
Rabu / 15-07-2026, 10:05 WIB







