Penyakit jantung masih menjadi penyebab utama kematian di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, di mana kondisi ini menyumbang sekitar satu dari setiap tiga kematian.

Menjaga kesehatan kardiovaskular menjadi kunci umur panjang. Di antara berbagai pilar gaya hidup sehat, nutrisi memegang peran paling krusial.

>>> 6 Juta Orang Teken Petisi Usir Argentina dari Piala Dunia

Para ahli jantung sangat merekomendasikan konsumsi buah secara rutin karena profil nutrisinya yang luar biasa.

"Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih banyak buah dapat menurunkan risiko serangan jantung, stroke, atau kematian akibat penyakit kolesterol," ujar Dr. David Min, M.

D. , seorang ahli jantung terkemuka.

Berikut adalah empat buah pilihan utama para ahli beserta alasan ilmiah di baliknya.

Apel

Pepatah "an apple a day keeps the doctor away" bukan sekadar isapan jempol.

Menurut Dr. Min, penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi 100 hingga 150 gram apel setiap hari (sekitar 1-2 buah) dapat secara signifikan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Apel terbukti membantu menurunkan peradangan, kolesterol jahat (LDL), dan trigliserida, sekaligus meningkatkan fungsi pembuluh darah dan kolesterol baik (HDL).

Rahasianya terletak pada kandungan serat dan antioksidan.

Serat pada apel berfungsi memerangkap kolesterol di usus agar tidak diserap tubuh. Dr. Min mengingatkan untuk tidak mengupas kulitnya, karena di sanalah pusat serat dan antioksidan tertinggi berada.

Alpukat

Meski sering dianggap sebagai pelengkap, alpukat adalah buah super untuk jantung. Buah ini kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal yang ampuh menurunkan LDL dan mendongkrak HDL.

>>> NVIDIA GeForce NOW Resmi Diluncurkan di India, Tawarkan Cloud Gaming Bertenaga RTX 5080