Orang tua Nolan Wells, remaja kulit hitam berusia 18 tahun yang ditemukan tewas di dekat sebuah pulau di Mississippi, mendesak investigasi lebih menyeluruh.

Mereka menyoroti banyak kontradiksi dalam cerita teman-teman putra mereka.

>>> LAPD Hentikan Kontrak Flock Safety karena Masalah Privasi Data

"Satu-satunya yang kami minta adalah investigasi yang menyeluruh, jujur, dan bersih," kata Christine Wonsley, ibu Nolan, kepada MS NOW pada Minggu (14/7).

"Kami hanya ingin tahu apa yang terjadi pada putra kami."

Nolan Wells, pemain wide receiver tim sepak bola Southwest Mississippi Community College, berangkat naik perahu ke Horn Island bersama sekelompok teman yang sebagian besar berkulit putih pada 4 Juli.

Ketika mereka kembali tanpa dirinya, orang tuanya melaporkan dia hilang.

Beberapa hari kemudian, jenazah Nolan ditemukan. Koroner menyatakan tidak ada tanda-tanda cedera fisik.

Namun, orang tua dan aktivis hak sipil yang terlibat dalam kasus ini khawatir dengan investigasi karena sejarah hubungan ras yang tegang di Mississippi.

Kronologi Kejadian

Christine Wonsley mengatakan pada pukul 23.00 tanggal 4 Juli, salah satu teman Nolan meneleponnya dan bertanya apakah dia tahu keberadaan Nolan.

Ia tidak tahu, lalu melacak ponsel putranya dan menemukannya di rumah seorang teman. Ia kemudian melaporkan Nolan hilang.

Ibu teman tersebut menulis di Facebook bahwa Nolan memutuskan tinggal di pulau dan akan kembali dengan kelompok lain.

Orang tua Nolan curiga dengan klaim itu. "Nolan selalu diajarkan untuk tetap bersama kelompok.

>>> CNN Heroes Awards Rilis Syarat Kelayakan dan Aturan Nominasi

Jika pergi dengan saya, Anda kembali dengan saya," kata ayah Nolan, Elmore Wonsley.