Investigasi polisi terkait kematian misterius Nolan Wells tidak akan terburu-buru.

Sheriff Jackson County, John Ledbetter, mengatakan penyidik kini bekerja sama dengan jaksa penuntut untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi.

>>> Xabi Alonso Minta Chelsea Pertahankan Enzo Fernandez dengan Banderol Rp2,9 Triliun

Ledbetter menyampaikan hal itu kepada ABC News pada Senin (13/7). Ia menekankan pentingnya tidak memberikan batas waktu bagi penyidik agar tidak terdesak oleh pihak yang mendesak jawaban.

Sheriff juga meminta siapa pun yang memiliki informasi untuk melapor ke penyidik. Hal ini diharapkan dapat membantu mengungkap kasus yang membingungkan ini.

Nolan Wells, 18 tahun, berangkat naik perahu bersama teman-temannya pada 4 Juli menuju Horn Island di lepas pantai Mississippi.

Selama perjalanan, kelompok itu mengunggah foto di Facebook yang menunjukkan mereka duduk di perahu.

Namun saat kembali ke daratan, Nolan tidak terlihat. Keluarganya melaporkan dia hilang.

>>> Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal

Dua hari kemudian, jenazahnya ditemukan di dekat garis pantai Horn Island saat pencarian polisi.

Hingga kini belum ada jawaban pasti tentang penyebab kematian Nolan.

Spekulasi bermunculan, termasuk dugaan bahwa Nolan yang berkulit hitam menjadi korban insiden bermotif rasial karena sejarah panjang rasisme di Mississippi.

Sheriff Ledbetter menegaskan bahwa keluarga Nolan berhak mendapatkan investigasi yang menyeluruh dan faktual. "Itulah yang akan mereka dapatkan," ujarnya.

Ledbetter menambahkan bahwa penyidiknya kini bekerja sama dengan jaksa setempat. Namun kerja sama itu belum tentu berarti Nolan mengalami kekerasan.

>>> Smelter Manyar Freeport, Bukti Nyata Hilirisasi Tembaga Nasional

Selain itu, sheriff mengaku mengetahui rumor tentang konsumsi alkohol dan narkoba yang meluas pada hari kejadian. Penyidik sedang mendalami kemungkinan faktor tersebut.