Mengajarkan literasi keuangan kepada anak-anak panti asuhan membutuhkan pendekatan yang kreatif dan mudah dipahami.

Bagi 25 anak Panti Asuhan YPMS, program edukasi keuangan sepanjang 2026 dapat dirancang dengan langkah-langkah sederhana.

>>> Jelang Inggris vs Argentina: Cerita Tangan Tuhan Mario Kempes yang Untungkan Albiceleste

Langkah pertama adalah memperkenalkan konsep uang melalui permainan interaktif. Anak-anak bisa diajak bermain peran sebagai penjual dan pembeli untuk memahami nilai tukar barang.

Selanjutnya, ajarkan cara menabung dengan menggunakan celengan atau buku tabungan sederhana. Beri mereka target menabung mingguan agar terbiasa menyisihkan uang.

Penting juga untuk mengenalkan perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Gunakan contoh sehari-hari seperti membeli buku dibandingkan mainan.

>>> Belum Genap Sepekan, Igor Tolic Sudah Keluhkan Lapangan Latihan Persib

Kegiatan Praktis Sepanjang Tahun

Sepanjang 2026, kegiatan bisa dibagi per bulan. Misalnya, bulan Januari fokus pada pengenalan uang, Februari tentang menabung, dan seterusnya.

Libatkan relawan atau ahli keuangan untuk memberikan sesi ceramah singkat. Pastikan materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dicerna anak-anak.

Evaluasi berkala juga diperlukan untuk mengukur pemahaman anak. Gunakan kuis atau permainan edukatif sebagai alat evaluasi yang menyenangkan.

>>> Tanggap Darurat Kebakaran TPA Jatiwaringin Resmi Berakhir

Dengan pendekatan yang konsisten dan menyenangkan, literasi keuangan dapat menjadi bekal berharga bagi anak-anak panti asuhan untuk masa depan mereka.