Iran mengeklaim berhasil menggempur pangkalan jet tempur F-18 Amerika Serikat di Azraq, Yordania, serta menargetkan Armada Kelima AS di Bahrain pada Selasa (14/7) waktu setempat.

Militer Iran mengumumkan telah meluncurkan fase kedelapan operasi "Saeqeh" dengan gelombang serangan drone baru terhadap pangkalan militer AS di kawasan tersebut.

>>> Harga Minyak Melonjak ke US$86 Usai Trump Targetkan Fasilitas Energi Iran

Dalam pernyataan yang disiarkan stasiun televisi pemerintah IRIB, pasukan Iran mengatakan drone peledak berhasil menargetkan area yang menampung jet tempur F-18 dan hanggar peralatan besar di pangkalan udara Azraq untuk kedua kalinya.

Serangan di Bahrain dan Kuwait

Korps Garda Republik Iran (IRGC) mengeklaim berhasil menargetkan sejumlah fasilitas militer AS di pangkalan Armada Kelima AS di Bahrain.

>>> Sidang Banding Nadiem Makarim Digelar 5 Agustus

IRGC membeberkan telah menghancurkan pusat kendali komando, pusat manajemen dukungan angkatan laut, gudang, dan tangki bahan bakar di pangkalan tersebut dalam sebuah "balasan yang telak" pagi ini.

Selain itu, IRGC juga mengeklaim telah menargetkan "pusat logistik dan dukungan utama militer AS di Asia Barat" yang terletak di Mina Abdullah, Kuwait.

>>> Harry Kane Bantah Isu Keretakan Timnas Inggris: Ada yang Ingin Pecah Belah

Dalam pernyataan yang dimuat IRIB, Garda Revolusi mengatakan fasilitas tersebut "dibakar dan dihancurkan" selama gelombang keempat operasi "Nasr 2."