China Mencak-mencak di DK PBB: AS Seret Timteng ke Jurang Perang Iran
Perwakilan China melontarkan kecaman keras dalam rapat Dewan Keamanan PBB di New York, Selasa (14/7).
China menuduh Amerika Serikat telah menyeret negara-negara di Timur Tengah menuju 'jurang' peperangan yang berbahaya dengan Iran.
>>> 5 Kebiasaan Orang Tua yang Membentuk Anak Percaya Diri
Utusan China Sun Lei menyampaikan pernyataan tersebut dalam debat tentang masalah kelompok milisi Houthi di Yaman.
"AS lah yang menghalangi upaya Dewan (Keamanan) untuk mengakhiri permusuhan dan membiarkan krisis di Gaza serta ketegangan yang meluas," kata Sun, dikutip dari AFP.
Ia menambahkan, "Tanpa otorisasi Dewan Keamanan, dan di tengah negosiasi antara AS dan Iran, AS melancarkan serangan militer terhadap Iran, sekali lagi menjerumuskan situasi di kawasan itu ke jurang yang berbahaya."
Pernyataan Sun merupakan respons atas kritik Duta Besar AS untuk PBB Mike Waltz yang menuduh Beijing melanggar embargo senjata PBB terhadap Houthi.
>>> BNI: Kasus KUR Jember Berawal dari Laporan Internal pada 2024
Waltz mengatakan, "Negara-negara seperti Iran dan, sampai batas tertentu, perusahaan dan entitas di China telah melanggar resolusi 2216 tanpa konsekuensi yang berarti."
Menanggapi hal itu, Sun mendesak Washington untuk merenungkan tindakannya sendiri dan mengambil langkah konkret guna menghilangkan dampak negatif dari tindakan dan retorikanya.
Resolusi DK PBB 2216 yang diadopsi pada 2015 mewajibkan Houthi segera menghentikan permusuhan dan mundur dari wilayah yang telah direbut di Yaman.
>>> Spanyol Ukir Rekor Bersejarah usai Bekuk Prancis, Makin Dekat Kawinkan Gelar Euro dan Piala Dunia
Resolusi itu juga memberlakukan embargo senjata terhadap kelompok yang didukung Iran dan sekutunya, serta sanksi individual termasuk pembekuan aset dan larangan perjalanan.
Update Terbaru
Inflasi AS Melambat ke 3,5% pada Juni 2026, Ekspektasi Suku Bunga The Fed Menyusut
Rabu / 15-07-2026, 13:10 WIB
Profil dan Fakta Menarik Sanemi Shinazugawa, Hashira Angin Terkuat
Rabu / 15-07-2026, 13:10 WIB
Ospek Mahasiswa Baru 2026 Mulai Kapan? Ini Jadwal Berbagai Kampus
Rabu / 15-07-2026, 13:10 WIB
Cara Isi Tes dan Survei MPLS Ramah 2026: Link dan Jadwal Pengisian
Rabu / 15-07-2026, 13:07 WIB
Warisan Barbeque Keluarga Hatcher Hidup Terus di Selma
Rabu / 15-07-2026, 13:06 WIB
Pelajaran dari Thailand: Integrasi Sistem Kesehatan untuk Deteksi Penyakit
Rabu / 15-07-2026, 13:06 WIB
Kim Mathers, Mantan Istri Eminem, Dirawat di Rumah Sakit Usai Pingsan
Rabu / 15-07-2026, 12:43 WIB
Stripe dan Advent Ajukan Tawaran Akuisisi PayPal Senilai Rp 53 Miliar
Rabu / 15-07-2026, 12:42 WIB
Cody Bellinger Raih MVP All-Star Game, American League Kalahkan National League 4-0
Rabu / 15-07-2026, 12:42 WIB
Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.030,35 Triliun pada Mei 2026
Rabu / 15-07-2026, 12:42 WIB
BP Tapera dan Asbanda Perkuat Sinergi Dukung Program 3 Juta Rumah
Rabu / 15-07-2026, 12:42 WIB
Polda NTT Periksa 36 Saksi Kasus Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Rabu / 15-07-2026, 12:42 WIB
Kutukan Ballon d'Or Berlanjut, Dembele Gagal Bawa Prancis Juara Piala Dunia
Rabu / 15-07-2026, 12:42 WIB
Plex Pulihkan Gangguan Server Besar yang Blokir Streaming Lokal dan Jarak Jauh
Rabu / 15-07-2026, 12:40 WIB







