Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) memperkuat kerja sama dengan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) dan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda).

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Penyaluran Pembiayaan Perumahan berlangsung di Gedung Utama SMF 2, Jakarta, Selasa (14/7).

>>> Polda NTT Periksa 36 Saksi Kasus Dugaan Intimidasi Dokter Icha

Langkah ini menjadi strategis untuk memperluas akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat melalui sinergi BP Tapera, SMF, Asbanda, dan bank penyalur.

Komitmen Bersama Percepat Program 3 Juta Rumah

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menegaskan bahwa kolaborasi antarlembaga menjadi kunci dalam mempercepat target Program 3 Juta Rumah.

Menurutnya, tantangan penyediaan hunian layak tidak bisa diselesaikan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi pemerintah, lembaga pembiayaan, asosiasi perbankan, dan bank penyalur.

Heru menjelaskan BP Tapera terus berinovasi memperluas akses pembiayaan, salah satunya melalui penguatan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

BP Tapera juga mendorong usulan perpanjangan tenor KPR Sejahtera FLPP hingga 40 tahun agar cicilan lebih ringan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Sinergi ini diharapkan memperkuat kapasitas penyaluran pembiayaan dan mendukung Akad Massal KPR Sejahtera FLPP yang dijadwalkan pada 23 Juli 2026.

Kegiatan tersebut diharapkan mempercepat realisasi rumah subsidi dan memberi dampak positif bagi pengembang, kontraktor, hingga industri pendukung.

>>> Kutukan Ballon d'Or Berlanjut, Dembele Gagal Bawa Prancis Juara Piala Dunia

Direktur Utama PT SMF Ananta Wiyogo menyampaikan MoU ini merupakan komitmen bersama membangun ekosistem pembiayaan perumahan yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Kolaborasi antara SMF, BP Tapera, Asbanda, dan bank penyalur akan memperkuat kapasitas pembiayaan untuk mendukung target pemerintah.

Ketua Umum Asbanda Agus Hartoyo Widodo menegaskan keberhasilan Program 3 Juta Rumah membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, Bank Pembangunan Daerah memiliki peran strategis dengan jaringan luas, kedekatan dengan pemerintah daerah, dan pemahaman ekonomi lokal.

Pada 2025, kontribusi Bank Pembangunan Daerah dalam penyaluran KPR Sejahtera FLPP mencapai sekitar 23.515 unit atau 8,43 persen dari total nasional.

Agus mengatakan rumah bukan sekadar bangunan, melainkan fondasi keluarga yang sehat, produktif, dan sejahtera.

>>> Plex Pulihkan Gangguan Server Besar yang Blokir Streaming Lokal dan Jarak Jauh

Melalui MoU ini, BP Tapera menegaskan komitmen memperkuat kolaborasi dengan SMF, Asbanda, dan bank penyalur untuk ekosistem pembiayaan yang inklusif.