Inflasi Amerika Serikat melambat signifikan pada Juni 2026.

Indeks Harga Konsumen (CPI) tahunan turun ke 3,5%, jauh di bawah ekspektasi pasar yang sebesar 3,8%.

>>> Profil dan Fakta Menarik Sanemi Shinazugawa, Hashira Angin Terkuat

Secara bulanan, CPI mencatat deflasi 0,4%, penurunan terbesar sejak April 2020. Sementara itu, core CPI yang tidak memasukkan harga pangan dan energi melandai ke 2,6%.

Data ini secara signifikan meredakan tekanan pada Bank Sentral AS (The Fed). Ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga lebih lanjut mengecil drastis, dari 75% menjadi 58%.

Pasar keuangan merespons positif. Dolar AS melemah, sementara harga emas melonjak ke US$2.053 per ons.

>>> Ospek Mahasiswa Baru 2026 Mulai Kapan? Ini Jadwal Berbagai Kampus

Wall Street juga menguat, mencerminkan optimisme investor.

Penurunan inflasi ini meningkatkan optimisme akan kemungkinan 'soft landing' bagi ekonomi AS. Artinya, inflasi dapat dikendalikan tanpa memicu resesi yang dalam.

Para analis menilai data ini memperkuat pandangan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga pada level saat ini dalam waktu dekat.

>>> Cara Isi Tes dan Survei MPLS Ramah 2026: Link dan Jadwal Pengisian

Keputusan selanjutnya akan sangat bergantung pada data inflasi dan ketenagakerjaan ke depan.