CORE: Sewa Modal Gadai Berpotensi Lebih Mahal Jika Suku Bunga Tinggi Berlanjut
Direktur Riset Finansial Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Etika Karyani Suwondo, menyatakan bahwa kenaikan suku bunga saat ini lebih dirasakan oleh perusahaan gadai melalui peningkatan biaya pendanaan (cost of fund).
"Dalam jangka pendek, dampaknya memang lebih terasa ke perusahaan gadai melalui kenaikan cost of fund, bukan langsung ke nasabah," ujar Etika kepada Warta Ekonomi, Senin (13/7/2026).
>>> Konsolidasi Tjokro Group Kian Solid, GPSO Siap Akselerasi Transformasi Industri
Namun, jika kondisi ini berlangsung dalam jangka panjang, masyarakat berpotensi menghadapi tarif sewa modal yang lebih tinggi serta akses pembiayaan yang lebih selektif.
Perusahaan juga berpotensi memperketat proses penilaian agunan dan membatasi jangka waktu pembiayaan untuk menjaga kualitas portofolio.
"Tetapi jika tekanan suku bunga bertahan lama, perusahaan akhirnya akan menyesuaikan tarif sewa modal, memperketat appraisal, atau mengurangi tenor, sehingga nasabah mulai merasakan beban yang lebih mahal dan akses gadai yang lebih selektif," ucapnya.
>>> Hari Pertama Sekolah, Pemprov DKI Izinkan ASN Antar Anak hingga Jam 12 Siang
Selain itu, diversifikasi barang gadai dinilai bisa menjadi langkah efektif untuk memperluas inklusi keuangan.
Namun, strategi tersebut harus diikuti dengan penguatan standar penilaian aset agar tidak memunculkan risiko baru.
"Efektif untuk memperluas inklusi keuangan, tapi harus didukung standar valuasi yang kuat. Karena ada risiko salah penilaian aset dan kerugian saat likuidasi akan meningkat," katanya.
>>> Kebakaran Pub di Bangkok Tewaskan 27 Orang, 63 Luka-luka
Dalam kondisi kenaikan suku bunga acuan, perusahaan perlu memastikan setiap jenis aset memiliki standar valuasi yang jelas agar risiko kerugian saat agunan dilikuidasi dapat diminimalkan.
Update Terbaru
Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa UAD Yogyakarta
Senin / 13-07-2026, 14:43 WIB
Pengikut Instagram Haaland Melonjak 24 Juta Usai Piala Dunia 2026
Senin / 13-07-2026, 14:42 WIB
Polisi Kantongi Identitas Pengirim Ancaman Bom di SD Jaksel
Senin / 13-07-2026, 14:42 WIB
Pemerintah Siapkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal Industri
Senin / 13-07-2026, 14:42 WIB
Cek Bansos Kemensos 2026 Lewat HP Pakai NIK KTP, Begini Cara Melihat Status Penerima
Senin / 13-07-2026, 14:42 WIB
Cara Ajukan KUR BCA 2026: Pinjaman 100 Juta Cicilan 1,9 Juta
Senin / 13-07-2026, 14:38 WIB
Istana Tegaskan Pengunduran Febrie dari Jampidsus Tak Perlu Keppres
Senin / 13-07-2026, 14:38 WIB
Kepala SPPG Tewas di Parkiran Mal Bandung, Diduga Bunuh Diri
Senin / 13-07-2026, 14:37 WIB
Bank Mandiri Catat Laba Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026, Tumbuh 18,6%
Senin / 13-07-2026, 14:36 WIB
FIFGROUP Belajar Keberlanjutan dari Pengolahan Gula Aren di Desa Gedepangrango
Senin / 13-07-2026, 14:36 WIB
Pembiayaan Multiguna Capai Rp256,77 Triliun, Jadi Penopang Utama Multifinance
Senin / 13-07-2026, 14:35 WIB
Mahfud MD Soroti Kejanggalan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Senin / 13-07-2026, 14:35 WIB
PDI Minta Bahlil Diperiksa di Kasus Batu Bara, Bahlil: Ini Ilmu Abuleke?
Senin / 13-07-2026, 14:35 WIB
Celine Evangelista Pamer Pasangan Baru, Wajah Pria Ditutupi Stiker
Senin / 13-07-2026, 14:35 WIB







