PDI Minta Bahlil Diperiksa di Kasus Batu Bara, Bahlil: Ini Ilmu Abuleke?
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pihaknya menghormati proses hukum terkait dugaan korupsi distribusi batu bara untuk PLTU milik PT PLN.
Ia memastikan Kementerian ESDM siap memberikan data jika diminta aparat penegak hukum. "Kita menghargai proses hukum.
>>> Celine Evangelista Pamer Pasangan Baru, Wajah Pria Ditutupi Stiker
ESDM kalau dimintai data, kita akan kasih.
Tapi proses hukum kita harus hargai semuanya," kata Bahlil di Rest Area Tol Cikampek KM 57A, Jumat (10/7/2026).
Di tengah penyidikan, Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Yevri Sitorus menilai penanganan dugaan korupsi batu bara sebaiknya dimulai dengan memeriksa Bahlil.
"Kalau mau menyelidik sengkarut dan korupsi di batu bara, yang pertama harus diperiksa adalah Menteri ESDM, si bolu ketan!
Di sana sumber masalahnya menurut yang saya dengar!" ujar Deddy.
Pernyataan Deddy merupakan pandangan politik di tengah proses penyidikan. Hingga saat ini, aparat penegak hukum belum menyatakan adanya keterlibatan Bahlil dalam perkara tersebut.
Kasus Korupsi Batu Bara Berlanjut ke Kejaksaan Agung
Kasus dugaan korupsi distribusi batu bara untuk PLTU PLN kini memasuki babak baru setelah Kortastipidkor Polri melimpahkan perkara ke Kejaksaan Agung.
Kasus ini naik ke penyidikan sejak 4 Juli 2026.
Berdasarkan investigasi, dugaan korupsi berlangsung sejak 2018 hingga 2026 dengan melibatkan dua korporasi, yakni PT OBP dan PT BRA.
Modus operandi meliputi manipulasi kualitas batu bara, pengurangan volume pasokan, hingga rekayasa skema pembayaran.
Kepala Bagian Operasi Kortastipidkor Polri Kombes Ahmad Yusuf Afandi menyebut praktik itu berdampak pada pasokan bahan bakar pembangkit.
>>> BYD Atto 1 Terbaru Siap Meluncur, Lebih Besar dan Bertenaga!
Update Terbaru
Cara Cepat Dapat Saldo Dana 2026 Lewat Game Puzzle Warna
Senin / 13-07-2026, 15:50 WIB
Tamu di Vila Andrea Bocelli di Italia Klaim Jadi Korban Perampokan Rp8 Miliar
Senin / 13-07-2026, 15:49 WIB
Jay-Z Salah Soal Colin Kaepernick: Tak Ada Klausul Non-Disparagement
Senin / 13-07-2026, 15:49 WIB
Thomas Tuchel Yakin Mental Baja Inggris Mampu Tumbangkan Argentina
Senin / 13-07-2026, 15:49 WIB
Duel Skuad Rp16 Triliun: Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026
Senin / 13-07-2026, 15:49 WIB
Cara Praktis Masuk Akun ASN Digital 2026 untuk Akses Layanan BKN
Senin / 13-07-2026, 15:48 WIB
DJP Tunggu Arahan Menkeu Purbaya soal Evaluasi Pajak JHT
Senin / 13-07-2026, 15:48 WIB
Gandeng NUS, Telkom University Perkuat Ekosistem Talenta Digital RI
Senin / 13-07-2026, 15:48 WIB
Mantan PM Spanyol Mariano Rajoy Dikecam karena Ucapan Rasis ke Timnas Prancis
Senin / 13-07-2026, 15:43 WIB
Kasus Emas 74 Kg dan Uang Rp245 Miliar di Tengah 'In This Economy' Disorot Media Internasional
Senin / 13-07-2026, 15:43 WIB
AFTECH Petakan Lima Transisi Struktural Industri Fintech Indonesia
Senin / 13-07-2026, 15:42 WIB
Danantara Garap 26 Proyek Hilirisasi Senilai Rp225 Triliun
Senin / 13-07-2026, 15:42 WIB
Belum Ditahan, Eks Jampidsus Febrie Terancam Ikuti Jejak Roy Suryo Cs
Senin / 13-07-2026, 15:42 WIB
Adegan Panas Byun Yo Han di Tazza 4 Tuai Perdebatan Usai Nikahi Tiffany Young
Senin / 13-07-2026, 15:42 WIB







