Sebuah pasangan asal Amerika Serikat mengaku menjadi korban perampokan di vila pribadi milik penyanyi tenor Andrea Bocelli di Forte dei Marmi, Italia.

Peristiwa itu terjadi pada malam menjelang pernikahan mereka. Para pelaku dilaporkan membawa kabur jam tangan, uang tunai, perhiasan, dan barang mewah lainnya.

>>> Jay-Z Salah Soal Colin Kaepernick: Tak Ada Klausul Non-Disparagement

Menurut sumber, total kerugian mencapai sekitar $500.000 atau setara lebih dari Rp8 miliar.

Tidak Ada Tanda Paksa Masuk

Pasangan tersebut mengklaim tidak ada tanda-tanda pintu dipaksa masuk. Vila dalam keadaan terkunci dan sistem alarm aktif saat mereka meninggalkan kamar untuk makan malam.

Mereka juga menyebut brankas di dinding yang tidak mereka ketahui keberadaannya berhasil dibobol.

>>> Thomas Tuchel Yakin Mental Baja Inggris Mampu Tumbangkan Argentina

Pihak berwenang setempat merespons laporan tersebut. Namun, pasangan itu menilai penyelidikan polisi setengah hati dan laporan akhir mengandung ketidakakuratan.

Salah satu contohnya, laporan menyebut vila tidak terkunci dan alarm tidak aktif, padahal menurut pasangan hal itu tidak benar.

Sumber dekat pasangan mengatakan perwakilan properti dan keluarga Bocelli menolak bertanggung jawab. Mereka bahkan mengirimkan surat penghentian dan penghentian (cease and desist) saat pasangan menuntut kompensasi.

>>> Duel Skuad Rp16 Triliun: Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

TMZ telah menghubungi perwakilan Andrea Bocelli dan pengelola vila, namun belum mendapat tanggapan.