Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) memetakan lima transisi struktural yang akan menentukan daya saing industri ke depan.

Pemetaan ini menjadi pesan utama Annual Members Survey (AMS) 2025–2026 yang melibatkan 141 perusahaan anggota.

>>> Danantara Garap 26 Proyek Hilirisasi Senilai Rp225 Triliun

Ketua Umum AFTECH, Pandu Sjahrir, mengatakan hasil AMS tahun ini menegaskan bahwa ukuran daya saing industri fintech semakin berkembang.

"Industri fintech Indonesia sedang memasuki fase pendewasaan.

Daya saing ke depan tidak hanya ditentukan oleh seberapa cepat perusahaan tumbuh, tetapi oleh seberapa kuat fundamental bisnisnya," ujar Pandu dalam keterangannya, Senin (13/7/2026).

Lima Transisi Struktural

Pertama, dari pertumbuhan menuju penguatan fundamental bisnis.

Sebanyak 77% responden menjadikan kemitraan strategis sebagai strategi pertumbuhan utama, sementara 97% tidak mengubah model bisnisnya dalam satu tahun terakhir.

Kedua, dari regulasi menuju kepastian implementasi. Sebanyak 84% responden menempatkan kepastian dan stabilitas regulasi sebagai dukungan pemerintah yang paling dibutuhkan.

>>> Belum Ditahan, Eks Jampidsus Febrie Terancam Ikuti Jejak Roy Suryo Cs

Ketiga, dari infrastruktur digital menjadi kepercayaan digital. Sebanyak 53% responden menempatkan penguatan identitas digital sebagai prioritas utama pengembangan infrastruktur.

Keempat, dari adopsi teknologi menuju penguatan kapabilitas.

Sebanyak 48% responden menyebut talenta di bidang data, AI, dan analitik sebagai kategori tenaga kerja yang paling sulit direkrut.

Kelima, dari inklusi menuju dampak yang lebih berkelanjutan. Sebanyak 71% responden menilai literasi keuangan sebagai hambatan utama dalam memperluas inklusi.

Pandu menambahkan, "Lima transisi ini menunjukkan bahwa fintech semakin menjadi bagian penting dari arsitektur ekonomi digital Indonesia.

>>> Adegan Panas Byun Yo Han di Tazza 4 Tuai Perdebatan Usai Nikahi Tiffany Young

Karena itu, kolaborasi antara industri, regulator, pemerintah, lembaga keuangan, penyedia teknologi, dan institusi pendidikan menjadi semakin penting untuk memastikan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan."