PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus memperluas kerja sama dengan bursa luar negeri. Salah satu yang tengah dijajaki adalah dual listing dengan Stock Exchange of Thailand (SET).

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan pembahasan dengan bursa Thailand masih berlangsung. Kerja sama ini diharapkan bersifat resiprokal, sehingga emiten dari kedua bursa bisa tercatat di masing-masing pasar.

>>> Prabowo Cerita Sakit Flu dan Takut Didatangi Ayah serta Kakek

"Kami sedang berdiskusi dengan Stock Exchange of Thailand.

Ke depan kami berharap kerja sama ini bisa bersifat resiprokal, sehingga perusahaan yang tercatat di bursa Thailand dapat dicatatkan di BEI, begitu juga sebaliknya," ujar Jeffrey di Gedung BEI, Jakarta, Senin (13/7/2026).

Tahap awal kerja sama akan dimulai melalui pengembangan instrumen Depositary Receipt (DR). Jeffrey menyebut skema ini menjadi langkah awal sebelum implementasi dual listing penuh.

BEI sebelumnya telah menerbitkan produk DR di Singapore Exchange (SGX). Pengalaman itu diharapkan menjadi fondasi untuk memperluas kerja sama dengan bursa lain.

Namun, penerapan mekanisme IPO atau dual listing secara resiprokal masih membutuhkan dukungan regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

>>> BEI Usul Insentif Emiten Tak Hanya untuk Free Float di Atas 40%

"Untuk kerja sama resiprokal tentu kami membutuhkan dukungan regulasi dari OJK. Saat ini hal tersebut masih kami diskusikan bersama OJK," ungkap Jeffrey.

Selain Thailand, BEI juga mempercepat pembahasan dengan Hong Kong Exchanges and Clearing (HKEX).

Kerja sama dengan Hong Kong difokuskan pada saham global yang tercatat di HKEX sebagai underlying asset untuk produk derivatif single stock futures di Indonesia.

"Ke depan, saham-saham perusahaan yang sudah dikenal investor Indonesia dan saat ini tercatat di Hong Kong berpotensi menjadi underlying single stock futures di Bursa Efek Indonesia.

Saat ini proses perjanjiannya sudah memasuki tahap finalisasi," kata Jeffrey.

>>> Samsung One UI 9.0: Tanggal Rilis, Perangkat yang Didukung, dan Fitur Baru

Melalui kerja sama internasional ini, BEI berharap dapat memperluas pilihan instrumen investasi bagi investor domestik dan meningkatkan daya saing pasar modal Indonesia di tingkat regional dan global.