Gelombang panas parah akan melanda wilayah tengah dan timur New York mulai 13 hingga 15 Juli 2026. Suhu dan kelembaban tinggi membuat indeks panas mendekati 100 derajat Fahrenheit.

National Weather Service menyatakan kubah tekanan tinggi yang bergerak dari Midwest mendorong suhu 10 hingga 15 derajat di atas rata-rata pertengahan Juli.

>>> Rekor Ngeri Spanyol Jelang Lawan Prancis: Nirkalah 36 Laga

Kota-kota seperti Syracuse, Rochester, Ithaca, dan Albany diperkirakan mengalami suhu sore hari di pertengahan hingga akhir 90-an.

Syracuse berpotensi melampaui rekor panas 95 derajat yang bertahan sejak 1952.

Sementara itu, Rochester menghadapi indeks panas di atas 100 derajat, sehingga News10NBC mengeluarkan Yellow Alert karena risiko kelelahan panas.

Di Ithaca dan Tompkins County, sistem tekanan tinggi bergabung dengan massa udara selatan, membawa sinar matahari berkepanjangan dan kelembaban tinggi.

Suhu di Albany dan Saratoga Springs diperkirakan mencapai 96 derajat, sedangkan Poughkeepsie bisa menyentuh 97 derajat pada Rabu.

>>> Ukraina Serang Armada Rusia di Laut Azov, Jalur Perdagangan Ditutup

Peringatan dan Imbauan

Meteorolog National Weather Service Samantha Lankowicz menjelaskan bahwa punggungan atmosfer kuat yang semula berada di barat AS mendorong perubahan cuaca ini.

"Punggungan ini perlahan bergerak ke Timur Laut pada pertengahan pekan," ujarnya.

Lankowicz menambahkan bahwa kubah panas ini membawa banyak uap air, menciptakan risiko panas besar yang mengancam populasi umum.

Angin barat daya kencang hingga 40 mph di dekat Danau Ontario diperkirakan memberikan sedikit keringanan pada Selasa.

Otoritas setempat menyarankan warga untuk menghindari aktivitas luar ruangan pada sore hari dan tetap terhidrasi.

>>> IHSG Menguat 1,92 Persen ke 6.037 pada Awal Pekan

Sebuah front dingin lemah diperkirakan datang dari utara pada Rabu malam, menurunkan kelembaban dan suhu kembali ke kisaran 80-an rendah pada Kamis.